Media Korea Utara Rilis Foto Keberangkatan Kim Jong Un dari Pyongyang

Kompas.com - 24/02/2019, 15:02 WIB
Foto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis media Korea Utara pada Minggu (24/2/2019), menunjukkan saat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambaikan tangan di pintu gerbong kereta yang akan membawanya ke Vietnam, untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump. AFP / KCNA via KNSFoto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis media Korea Utara pada Minggu (24/2/2019), menunjukkan saat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambaikan tangan di pintu gerbong kereta yang akan membawanya ke Vietnam, untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dipastikan telah berangkat meninggalkan Pyongyang pada Sabtu (23/2/2019), untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump di Vietnam.

Kepastian tersebut didapat melalui foto-foto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA via KNS, pada Minggu (24/2/2019).

Dalam foto tersebut tampak momen saat Kim Jong Un berjalan di atas karpet merah dengan pasukan militer yang berbaris untuk mengantarkan keberangkatan sang pemimpin.

Di foto lainnya, tampak Kim Jong Un yang berdiri sambil melambaikan tangan di pintu gerbong kereta berwarna hijau tua dengan garis kuning.

Kereta lapis baja tersebut sama dengan yang selama ini digunakan para pemimpin Korea Utara dalam melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk saat Kim Jong Un berkunjung ke China tahun lalu dan juga Januari tahun ini.

Baca juga: Kereta Lapis Baja Kim Jong Un Dilaporkan Tiba di China

Foto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis media Korea Utara pada Minggu (24/2/2019), menunjukkan saat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un hendak menaiki kereta di Stasiun Pyongyang, yang akan membawanya ke Vietnam, untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.AFP / KCNA via KNS Foto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis media Korea Utara pada Minggu (24/2/2019), menunjukkan saat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un hendak menaiki kereta di Stasiun Pyongyang, yang akan membawanya ke Vietnam, untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.
Kereta tersebut berangkat dari Stasiun Pyongyang dan akan menempuh perjalanan sejauh hampir 4.000 kilometer menuju Vietnam.

Perjalanan menggunakan kereta itu telah diumumkan sebelumnya oleh pemerintah Korea Utara dengan rencana singgah di China.

Diberitakan sebelumnya oleh AFP, sebuah kereta lapis baja berwarna hijau tua terlihat memasuki wilayah China di kota perbatasan Dandong, pada Sabtu (23/2/2019) malam.

Tidak ada informasi apa pun mengenai kedatangan Kim ke China menjelang pertemuan keduanya dengan Trump di Hanoi, Vietnam, pada 27-28 Februari.

Namun tidak adanya tanda-tanda pengetatan keamanan di sekitar stasiun kereta menunjukkan bahwa kereta yang dinaiki Kim Jong Un kemungkinan banyak melewati Beijing dan terus melanjutkan perjalanan ke Vietnam.

Kim tercatat telah empat kali bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sepanjang 2018 lalu, menunjukkan bahwa Beijing tetap menjadi sekutu terdekat Pyongyang.

Baca juga: Kim Jong Un Bakal Naik Kereta, Kawasan yang Dilalui Akan Disterilkan

Kim pun diyakini akan kembali menemui Xi usai pertemuannya dengan Trump, seperti yang dilakukannya tahun lalu usai konferensi tingkat tinggi dengan presiden AS di Singapura.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X