Kompas.com - 23/02/2019, 11:40 WIB
Letnan Kolonel Pierre van Ryneveld dan Letnan Kolonel Christopher Joseph Qunitin Brand sebelum keberangkatan thesouthafricanLetnan Kolonel Pierre van Ryneveld dan Letnan Kolonel Christopher Joseph Qunitin Brand sebelum keberangkatan

Pada saat itu, Kerajaan Inggris mempunyai koloni yang tersebar di beberapa negara di dunia. Letak pusatnya yang cukup jauh membuat komunikasi dengan pemerintahan di daerah kurang lancar.

Kemajuan teknologi pesawat juga membuat administrasi koloni dapat dilakukan lebih efisien. Saat itulah Angkatan Udara Inggris mulai melakukan penjelajahan rute menuju Timur Tengah, Australia, dan Afrika.

Langkah ini kemudian akan dijalankan oleh beberapa pihak, termasuk Letnan Kolonel Pierre van Ryneveld dan Letnan Kolonel Christopher Joseph Quintin Brand. Rencana ini mendapatkan respons baik dari pemerintah Inggris.

Berangkat dari London pada 4 Februari 1920 kedua pilot membutuhkan waktu 11 jam untuk melintasi Laut Mediterania. Cuaca buruk mengakibatkan pendaratan darurat di Wadia Halfa, Sudan.

Setelah dua kali mengalami masalah, akhirnya mereka berhasil meminjam pesawat dari otoritas setempat. Akhirnya, pada 17 Maret 1920 mereka mampu mendarat di Young's Field di Wynberg, Cape Town, Afrika Selatan.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Penerbangan Pertama dari Eropa Menuju Afrika

Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah dan berhasil membuka jalur udara dari Eropa menuju Afrika serta memudahkan akses untuk administrasi pada waktu itu. Kedua pilot tersebut juga diberikan gelar kebangsawanan karena pencapaian ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

6. Penerbangan pertama melintas Kutub Utara

Seorang penjelajah asal Amerika Serikat bernama Richard Evelyn Byrd tercatat kali pertama melintas Kutub Selatan dengan pesawat.

Kejadian itu terjadi pada 29 November 1929, bersama tiga rekannya. Byrd berhasil terbang menuju Kutub Selatan.

Byrd terkenal sebagai seorang navigator yang sangat baik. Dia dikerahkan oleh Angkatan Laut menuju Greenland pada 1924 untuk membantu menjelajahi wilayah Arktik melalui udara.

Pada 1927, keinginan Byrd tumbuh lagi setelah ia berhasil melakukan penerbangan menuju Kutub Utara. Hal yang menjadikan dirinya bersemangat adalah keinginan untuk mengeksplorasi Kutub Selatan.

Awalnya, para penjelajah melakukan penerbangan menuju Ross Ice Shelf dekat Bay of Whales, Antartika untuk membuat kamp yang disebut "Little America". Setelah persiapan matang, akhirnya rencana itu dilakukan.

Dari sana, mereka melakukan penerbangan melintasi benua Antartika dan menemukan banyak wilayah yang tidak diketahui. Mereka terbang dari Riss Ice Shelf menuju Kutub Selatan.

Byrd menjatuhkan bendera Amerika di wilayah tersebut sebagai tanda pernah melakukan kunjungan. Setelah keberhasilan itu para penjelajah kembali menuju Little America. Mereka pergi dan kembali dalam waktu 18 jam 41 menit.

Penjelajah Amerika, Richard Evelyn Byrd, dan tiga rekannya tercatat dalam sejarah telah melakukan penerbangan pertama di Kutub Selatan.

Baca juga: Saat Kutub Selatan Dilewati Pesawat untuk Kali Pertama...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.