Ikut Memerangi ISIS di Suriah, Mantan Tentara Swiss Dihukum

Kompas.com - 23/02/2019, 11:39 WIB
Johan Cosar di Suriah pada 2015. BBC/Christophe Petit Tesson/PAJohan Cosar di Suriah pada 2015.
|

BERN, KOMPAS.com - Pengadilan militer Swiss menyatakan seorang mantan tentara negeri itu bersalah karena ikut memerangi ISIS di Suriah.

Johan Cosar (37) menggunakan keahlian militernya untuk merekrut ratusan orang untuk mempertahankan sebuah komunitas Kristen yang diserang ISIS.

Namun, pengadilan melihat Cosar melanggar netralitas dan keamanan Swiss karena bergabung dengan militer asing.

Untuk kesalahannya ini, pengadilan menjatuhkan hukuman percobaan selama tiga bulan dan denga 500 dollar AS atau sekitar Rp 7 juta.

Baca juga: Kurdi Suriah Bisa Berhenti Perangi ISIS jika Diserang Turki

Selama jalannya sidang, Cosar tidak berusaha mengelak atau menutupi aksinya. Dia justru merasa bangga dengan apa yang dilakukannya di Suriah.

Meski vonis yang dijatuhkan amat ringan dibanding ancaman hukuman selama tiga tahun, Cosar tetap berencana untuk banding.

Sepulangnya dari Suriah, Cosar ditahan dan didakwa di bawah undang-undang militer Swiss yang melarang warga negeri itu bergabung dengan militer asing.

Vonis untuk Cosar ini sama dengan hukuman untuk warga lain Swiiss selama 10 tahun terakhir, sebagian besar untuk mereka yang bergabung dengan Legiun Asing Perancis.

Terdapat alasan historis mengapa aturan ini diberlakukan.

Di masa lalu, para pemuda Swiss meninggalkan negeri yang dulu miskin itu untuk bergabung dengan berbagai angkatan bersenjata di Eropa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X