Kompas.com - 23/02/2019, 09:18 WIB
Gedung Monako, yang pernah menjadi tempat tinggal gembong narkoba Kolombia Pablo Escobar di kota Medellin, Kolombia dihancurkan pemerintah pada Jumat (22/2/2019). AFP/JOAQUIN SARMIENTOGedung Monako, yang pernah menjadi tempat tinggal gembong narkoba Kolombia Pablo Escobar di kota Medellin, Kolombia dihancurkan pemerintah pada Jumat (22/2/2019).
|

BOGOTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kolombia akhirnya menghancurkan apartemen yang pernah ditinggali gembong narkoba Pablo Escobar karena menjadi tujuan wisata.

Bangunan berlantai delapan yang berada di pusat kota Medellin itu dihancurkan pada Jumat (22/2/2019) sebagai bagian untuk menghilangkan jejak si Raja Kokain.

Apartemen yang sekaligus menjadi tempat perlindungan Escobar, yang dikenal dengan nama Gedung Monaco, dihancurkan di hadapan 1.600 orang termasuk keluarga dan korban Escobar.

Baca juga: Kuda Nil Bekas Peliharaan Pablo Escobar Kabur, Warga Panik

Setelah bangunan itu dihancurkan, kawasan tersebut akan diubah menjadi tempat untuk menghormati ribuan orang yang mati dalam perang narkoba pada 1980-1990-an.

Presiden Kolombia Ivan Duque terbang ke Medellin untuk menyaksikan penghancuran apartemen
Escobar.

"Penghancuran ini melambangkan kekalahan budaya ilegalitas," ujar Duque.

"Penghancuran ini juga sekaligus memastikan sejarah tak akan ditulis dari sudut pandang pelaku kriminal," tambah dia.

Escobar, yang tewas dalam usia 44 tahun, menyelundupkan 80 persen kokain yang masuk ke AS.

Di masa jayanya, Escobar mampu meraup keuntungan hingga 21,9 miliar dollar atau sekitar Rp 307,5 triliun setahun.

Meski Escobar dicintai di kampung halamannya karena kerja sosialnya, Kolombia menjadi ibu kota pembunuhan dunia. Pada 1992, tercatat 27.000 orang tewas  terkait narkoba di Kolombia.

Namun, menurut data resmi, kekerasan terkait narkoba di Kolombia menewaskan 41.612 orang dari 1983-1994, dan sebagian besar terkait dengan Escobar.

Baca juga: Edan... Beginilah Sisa Kekayaan Raja Narkoba Dunia Pablo Escobar!

Escobar memiliki seorang putra dan putri. Sang putri kini tinggal di AS dengan identitas baru.

Sementara, putranya, yang kini menggunakan nama Sebastian Marroquin, berprofesi sebagai arsitek dan tinggal di Argentina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.