"Ketakutan" Oposisi Venezuela Jadi Alasan Mereka Berjuang Salurkan Bantuan

Kompas.com - 22/02/2019, 15:30 WIB
Lebih dari 50 Venezuela melintasi perbatasan dengan Kolombia pada Minggu (10/2/2019) untuk menuntut masuknya bantuan kemanusiaan. (AFP) Lebih dari 50 Venezuela melintasi perbatasan dengan Kolombia pada Minggu (10/2/2019) untuk menuntut masuknya bantuan kemanusiaan. (AFP)

CARACAS, KOMPAS.com - Para politisi oposisi Venezuela terus memantapkan rencana guna menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat.

Pada Sabtu besok (23/2/2019), ratusan ribu relawan Ketua Dewan Nasional Juan Guaido menyalurkan makanan, peralatan higienis, hingga obat-obatan.

Diwartakan CNBC Kamis (21/2/2019), rencana itu dimatangkan sebulan setelah Guaido mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara.

Baca juga: Krisis Venezuela, Maduro Tutup Pintu Perbatasan dengan Brazil


Presiden Nicolas Maduro yang menolak mundur dari jabatannya berulang kali menolak bantuan itu dengan alasan untuk menutupi invasi Amerika Serikat (AS).

Salah satu petinggi oposisi Carlos Paparoni mengklaim, mereka tengah mengorganisasi pergerakan relawan terbesar dalam sejarah negara.

"Ini adalah negara yang penuh dengan ketakutan. Ini adalah negara di mana orang takut untuk sakit karena tidak ada obat yang tersedia," keluhnya.

"Ini adalah negara di mana anak-anak tewas karena dehidrasi, dan orang mencari makan di tong sampah. Kami takut jika kondisi ini terus terjadi," lanjutnya.

Pasukan bersenjata Venezuela dilaporkan CNBC berusaha menghalangi kedatangan kapal pengangkut bantuan AS melalui Kolombia.

Guaido telah menyatakan dia bakal memastikan bantuan bakal disalurkan kepada rakyat Venezuela melalui berbagai jalur dengan bantuan 600.000 relawan.

Upaya untuk membagikan bantuan itu dikhawatirkan berpotensi berujung kepada bentrokan. Fakta yang sangat disadari Wakil Dewan Nasional Angel Alvarado.

Melalui sambungan telepon, Alvarado menegaskan mereka mengusung pergerakan itu dengan damai. Bahkan, dia menyatakan tidak membawa senjata.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X