Korban Tewas Tragedi Kebakaran di Bangladesh Bertambah Jadi 78 Orang

Kompas.com - 22/02/2019, 12:12 WIB
Petugas pemadam kebakaran terlihat di lokasi kebakaran di Dhaka, Bangladesh, pada Kamis (21/2/2019). (AFP/MUNIR UZ ZAMAN). Petugas pemadam kebakaran terlihat di lokasi kebakaran di Dhaka, Bangladesh, pada Kamis (21/2/2019). (AFP/MUNIR UZ ZAMAN).

DHAKA, KOMPAS.com - Jumlah korban kebakaran yang menyebar dengan cepat menyapu sebuah distrik bersejarah di Dhaka, Bangladesh, bertambah menjadi 78 orang.

Diwartakan BBC, kebakaran yang berkobar pada Rabu (20/2/2019) malam itu menghanguskan bangunan tempat tinggal, dengan ruang penyimpanan bahan mudah terbakar di lantai dasar, distrik Chawkbazar.

Distrik Chawkbazar merupakan wilayah yang usianya berabad-abad, dengan jalan-jalan sempit dan bangunan jaraknya sangat dekat satu sama lain.

Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Bangunan di Bangladesh, 56 Orang Tewas

Hingga kini belum diketahui pemicu api yang kemudian berubah menjadi kebakaran hebat.

Sementara, kebakaran tercatat pada pukul 23.40 waktu setempat, ketika banyak warga sedang tidur.

Api muncul di gudang kimia di lantai dasar, kemudian merambat ke tiga bangunan lainnya. Banyak orang yang terjebak dan tidak dapat melarikan diri dari kebakaran.

Penjual kosmetik Mohammad Firoz mengatakan ada 25 teman dan kerabatnya yang hilang. Dia khawatir mereka menjadi korban tewas dalam kebakaran terburuk di ibu kota Bangladesh itu.

Dia mengaku melihat trafo listrik meledak, kemudian membakar mininis yang diparkir di bawahnya. Tabung gasnya lau meledak sehingga menyebabkan kobaran api di toko bahan kimia.

"Nyala api menyebar begitu cepat," katanya.

Ratusan petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hampir 12 jam untuk mengendalikan api, melewati lantai bangunan yang dipenuhi asap hitam, dan kaleng semprotan yang berserakan.

"Kami menemukan 24 mayat di satu sudut gedung dan 9 mayat lainnya di apotek," kata petugas pemadam kebakaran Shariful Islam.

"Mereka pikir mereka akan bertahan hidup dengan menjatuhkan daun jendela," imbuhnya, seperti diwartakan AFP.

Baca juga: Inggris dan Bangladesh Cuci Tangan Terkait Nasib Shamima

Truk-truk pemadam kebakaran sebelumnya berupaya melewati jalan-jalan sempit untuk mencapai tempat kejadian dan sempat mengalami kekurangan air.

Tim medis di Rumah Sakit Medical College Dhaka menyatakan setidaknya merawat 55 orang terluka, termasuk 10 orang dalam kondisi kritis.

Ratusan orang bergegas ke rumah sakit mencari kerabat yang hilang. Namun, sebagian besar korban tewas dalam kondisi hangus sehingga tak bisa dikenali.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Internasional
Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Internasional
Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Internasional
Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Internasional
Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Internasional
Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Internasional
Close Ads X