Ibu Ini Suapi Anaknya yang Main Game Online Selama 48 Jam

Kompas.com - 22/02/2019, 11:42 WIB
Foto yang diambil dari video ini memperlihatkan bagaimana seorang bocah yang kecanduan game online harus disuapi ibunya karena dia tak mau beranjak dari depan komputer. MirrorFoto yang diambil dari video ini memperlihatkan bagaimana seorang bocah yang kecanduan game online harus disuapi ibunya karena dia tak mau beranjak dari depan komputer.
|

MANILA, KOMPAS.com - Seorang ibu terekam video tengah menyuapi anaknya yang menolak berhenti meski sudah 48 jam bermain game online.

Rekaman mengejutkan itu diambil di sebuah warung internet di Filipina. Dalam video itu terlihat bocah 13 tahun tersebut terpaku menatap layar sementara ibunya menyuapkan makanan ke mulutnyaa.

Lilybeth Marvel (13) amat khawatir anaknya tidak makan sama sekali dalam permainan maraton itu.

Baca juga: Remaja China Tewas di Pusat Pengobatan Kecanduan Internet


Lilybeth bahkan terpaksa mengantarkan sarapan untuk putranya itu ke sebuah warnet di kota Nueva Ecija, Filipina

Sementara si bocah bernama Carlito itu sama sekali tak bergerak. Matanya seolah terpaku ke layar komputer dan kedua tangannya tak beranjak dari keyboard.

"Anakku....ayo makan," ujar Lilybeth kepada Carlito sambil menyuapkan makanan.

"Kamu punya banyak uang dan kemungkinan baru besok kamu akan pulang ke rumah," kata Lilybeth.

"Apa kamu tidak perlu kencing? Ya Tuhan, saya kasihan kepada anak ini," tambah perempuan itu.

Lilybeth juga meminta anaknya mengonsumsi vitamin yang dikirim neneknya karena dia khawatir bocah itu jatuh sakit.

"Saya sudah sering menasihati dia soal kecanduan permainan online ini. Tetapi semua tak dia hiraukan. Kini saya mencoba pendekatan baru," kata Lilybeth.

Baca juga: Ingin Sembuh dari Kecanduan Internet, Remaja China Potong Tangannya Sendiri

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X