Kompas.com - 22/02/2019, 09:36 WIB

ROMA, KOMPAS.com - Otoritas Italia pada Kamis (21/2/2019) menjatuhkan denda kepada dua maskapai berbiaya rendah di Eropa, Ryanair dan Wizzair, atas kebijakan bagasi kabin.

Kantor berita AFP melaporkan, kedua maskapai tersebut hanya mengizinkan tas kecil masuk kabin secara gratis jika diletakkan di bawah kursi depan penumpang.

Sementara tas yang lebih besar dengan ukuran hingga 10 kg membutuhkan biaya bagasi atau membayar biaya boarding pass prioritas.

Baca juga: Pesawat Ryanair dan EasyJet Nyaris Bertabrakan di Udara

Ryanair didenda sebesar 3 juta euro atau sekitar Rp 47,8 miliar, sementara Wizzair harus membayar denda 1 juta euro atau sekitar Rp 15,9 miliar.

Badan antimonopoli Italia atau dikenali dengan Otoritas Persaingan Italia (AGCM) menilai, sebagian besar penumpang dipastikan melakukan perjalanan dengan membawa tas jinjing yang lebih besar.

Dengan begitu, mereka akan dikenakan pembayaran ekstra senilai 5-25 euro (Rp 80.000-Rp 400.000) untuk membawa tas jinjing besar ke kabin pesawat.

"Bagasi jinjing adalah elemen penting dari layanan transportasi udara dan harus diizinkan tanpa menimbulkan biaya tambahan," demikian pernyataan AGCM, seperti diwartakan Euro News.

AGCM mengklaim kebijakan pembayaran bagasi di kabin itu sebagai praktik komersial yang tidak adil dan menipu.

Kedua maskapai menaikkan harga tiket dengan cara yang tidak transparan.

Pelanggan biasanya harus membayar tiket yang lebih mahal dari yang tertera pada akhir proses pemesanan.

Baca juga: Tidur di Lantai Bandara Spanyol, 6 Awak Kabin Ryanair Dipecat

Hal tersebut membuat sulitnya membandingkan biaya dengan operator lain, yang harga tiketnya sudah termasuk biaya bagasi kabin.

Ryanair menolak keputusan otoritas Italia, dengan menyatakan kebijakannya transparan dan membantu ketepatan waktu penerbangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP,Euro news
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.