[POPULER INTERNASIONAL] Penangkapan Perampok Ikan Dunia | Pengantin ISIS Ditolak Masuk AS

Kompas.com - 22/02/2019, 05:31 WIB
Inilah kapal ikan Andrey Dolgov yang 10 tahun merampok ikan di seluruh dunia.BBC/Sea Shepherd Inilah kapal ikan Andrey Dolgov yang 10 tahun merampok ikan di seluruh dunia.

KOMPAS.com - Jelang akhir pekan, sudahkah Anda menyiapkan rencana untuk berlibur? Sekadar rehat sejenak, atau mengunjungi lokasi wisata terdekat bisa menjadi pilihan Anda.

Namun jangan sampai ketinggalan sejumlah berita populer dari berbagai negara.

Seperti, kisah penangkapan jaringan organisasi kriminal yang mencari celah dari undang-undang kelautan dan pejabat korup untuk mencuri ikan di dunia.

Kemudian, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang perempuan yang gabung kelompok ISIS masuk ke negaranya.

Berikut ini empat berita yang populer sepanjang Kamis (21/2/2019) hingga Jumat (22/2/2019) pagi:

1. 10 Tahun Merampok Ikan Dunia, Andrey Dolgov Ditangkap di Indonesia

Di satu siang yang mendung pada April tahun lalu, Andrey Dolgov, sebuah kapal ikan dengan haluan penuh karat, menerjang ombak dikejar Angkatan Laut Indonesia.

Kru kapal berkarat itu menyerah. Andrey Dolgov mungkin memang hanya sebuah kapal ikan berkarat, namun menjadi incaran sejumlah negara di dunia.

Penangkapan ini mengakhiri pengejaran selama tiga pekan di seluruh Samudra Indonesia dalam sebuah operasi gabungan Interpol dan Fish-i Africa.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. Algojo Kelelahan Jalankan Eksekusi, Terpidana Mati Ini Lolos dari Maut

Sebagai terpidana mati di Malawi, Afrika, Byson Kaula nyaris dieksekusi sebanyak tiga kali.

Namun, setiap kali gilirannya tiba, sang algojo berhenti melakukan pekerjaannya menggantung semua terpidana mati yang ada di dalam daftarnya.

Alhasil, Byson selamat hingga negeri di wilayah tenggara Afrika itu menghapuskan hukuman mati.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

3. Jadi Pengantin ISIS, Hoda Muthana Dilarang Trump Pulang ke AS

Hoda Muthana kini ditahan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin AS di Suriah. Dia meminta untuk kembali pulang ke AS.

Namun, Trump menolak Hoda karena pengantin ISIS tersebut bukanlah warga negaranya.

Hoda dibesarkan di Alabama. Dia diyakini melakukan perjalanan ke Suriah dengan paspor AS. Namun dalam penyelidikan ditemukan bahwa dia tidak berhak atas paspornya.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

4. Inggris dan Bangladesh "Cuci Tangan" Terkait Nasib Shamima

Nasib seorang remaja London berusia 19 tahun, Shamima Begum, yang bepergian ke Suriah dan menikahi anggota ISIS kini terombang-ambing.

Pasalnya, dia terancam tidak memiliki kewarganegaraan setelah Inggris mencabut kewarganegaraannya.

Sementara itu, negara asal orangtuanya, Bangladesh, juga cuci tangan terhadap nasibnya.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

[POPULER INTERASIONAL] Penangkapan Perampok Ikan Dunia | Pengantin ISIS Ditolak Masuk AS


Terkini Lainnya


Close Ads X