MBS Janji Bakal Bebaskan 850 Warga India yang Ditahan di Arab Saudi

Kompas.com - 21/02/2019, 18:18 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bersalaman dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, di New Delhi, India, Rabu (20/2/2019). (Ywitter/Raveesh Kumar) Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bersalaman dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, di New Delhi, India, Rabu (20/2/2019). (Ywitter/Raveesh Kumar)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman kembali menjanjikan bakal membebaskan warga asing yang ditahan di negaranya, usai kunjungan ke India.

Janji pembebasan narapidana asal India itu atas permintaan dari Perdana Menteri India, Narendra Modi. Demikian disampaikan juru bicara kementerian luar negeri India dalam twitnya, Rabu (20/2/2019).

"Atas permintaan PM Narendra Modi, Yang Mulia Pangeran Mahkota Arab Saudi telah memerintahkan pembebasan 850 narapidana India yang ditahan di penjara Saudi," tulis juru bicara kementerian tersebut.

Baca juga: Kunjungi Islamabad, MBS Bebaskan 2.107 Warga Pakistan yang Dipenjara di Saudi


Sekitar 2,7 juta warga India diketahui tinggal di Arab Saudi. Mereka membentuk komunitas ekspatriat terbesar di kerajaan tersebut.

Banyak warga India yang tinggal di Saudi bekerja di sektor-sektor pekerjaan bergaji rendah seperti konstruksi, pekerja rumah tangga, atau ritel.

Dilansir Al Arabiya yang mengutip Reuters, MBS tiba di India dalam rangka tur Asia pada Selasa (19/2/2019) malam.

Sebelumnya MBS telah mengawali rangkaian tur Asia dengan mengunjungi Pakistan pada Minggu (17/2/2019).

Di Pakistan, selain menandatangani sejumlah kesepakatan investasi, MBS juga menjanjikan pembebasan sejumlah tahanan asing di kerajaannya.

MBS bahkan menjanjikan kepada PM Pakistan Imran Khan untuk membebaskan lebih dari 2.100 warga Pakistan yang sedang menjalani hukuman penjara di Arab Saudi.

Sementara di New Delhi, Pangeran Mahkota Saudi mengharapkan dapat menandatangani peluang investasi senilai lebih dari 100 miliar dollar AS (Rp 1.400 triliun) di India untuk dua tahun ke depan.

Setelah dari India, MBS akan mengakhiri rangkaian tur Asia kali ini dengan mengunjungi China.

Sebelumnya MBS juga telah dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke Asia Tenggara dengan singgah di Indonesia dan Malaysia.

Namun rencana tersebut ditunda hingga batas waktu yang tidak disebutkan. Pihak Saudi juga tidak memberikan rincian alasan pembatalan kunjungan ke dua negara ASEAN itu.

Baca juga: Saat Berkunjung ke Pakistan, MBS Diberi Hadiah Pistol Berlapis Emas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X