Putra Mahkota Saudi Pamer Investasi Rp 1.404 Triliun untuk India

Kompas.com - 21/02/2019, 08:37 WIB
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bersalaman dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, di New Delhi, India, Rabu (20/2/2019). (Ywitter/Raveesh Kumar) Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bersalaman dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, di New Delhi, India, Rabu (20/2/2019). (Ywitter/Raveesh Kumar)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman mengatakan, investasi negaranya di India akan mencapai 100 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.404 triliun selama dua tahun ke depan.

Investasi tersebut akan digelontorkan untuk berbagai bidang seperti penyulingan, petrokimia, infrastruktur, pertanian, manufaktur, dan sebagainya.

Diwartakan Arab News, pangeran yang kerap disapa MBS itu menyebutkan Saudi telah menginvestasikan 10 miliar dollar AS atau Rp 140,4 miliar di bidang teknologi.

Baca juga: PM India Langgar Protokol saat Sambut Kedatangan Putra Mahkota Saudi


"Kami berharap peluang yang kami kembangkan di India di berbagai bidang akan melebihi 100 miliar dollar AS selama dua tahun ke depan," ujarnya pada konferensi pers dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Rabu (20/2/2019).

"Kami ingin bekerja sama sebagai dua pemerintah untuk memastikan investasi dan mencapai hasil yang menguntungkan," imbuhnya.

Dalam kunjungan bersejarah di India itu, MBS menandatangani lima perjanjian dengan Modi mencakup investasi, pariwasata, perumahan, informasi, dan penyiaran.

Di samping itu, MBS berharap hubungan Kerajaan Saudi dan India akan berkontribusi untuk menciptakan lapangan kerja sesuai dengan target pada Visi 2030.

Pada kunjungan Modi sebelumnya ke Saudi pada 2016, nilai investasi telah mencapai 44 miliar di bidang penyulingan dan petrokimia.

Kini kedua negara berencana untuk memperluas kapasitas penyimpanan minyak di India. Saudi juga ingin menjadikan India sebagai pusat regional penting dalam mendistribusikan minyak dan produk turunannya.

"Sebagai tetangga yang menjamin memenuhi kebutuhan energi kita, Kerajaan menganggap India sebagai mitra terpenting," ucap Modi.

"Kami telah meningkatkan hubungan melalui kemitraan strategis," katanya.

Baca juga: Awali Tur Asia, MBS Sepakati Investasi Rp 282 Triliun dengan Pakistan

Sebelumnya, MBS juga menyaksikan penandatangan kesepakatan investasi dengan Pakistan senilai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 282,8 triliun di Pakistan, untuk mengawali turnya di Asia.

Setelah menemui Modi, dia akan menempuh perjalanan menuju ke China, dan berada di negara tersebut selama dua hari pada Kamis dan Jumat pekan ini.

Tur MBS ke Asia dibayangi oleh kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi yang memicu kritikan sengit terhadap putra Raja Salman itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,Arab News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X