Terbukti Korupsi, Mantan Jenderal Militer China Dipenjara Seumur Hidup

Kompas.com - 20/02/2019, 23:36 WIB
Mantan Kepala Staf Gabungan China, Fang Fenghui, yang dituding melakukan tindak pidana korupsi. THOMAS PETER/POOL/AFPMantan Kepala Staf Gabungan China, Fang Fenghui, yang dituding melakukan tindak pidana korupsi.

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang mantan pejabat tinggi militer China yang pernah menjabat sebagai kepala staf militer telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas dakwaan kasus korupsi.

Fang Fenghui, yang diangkat sebagai pejabat tinggi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China pada 2012 lalu, kini telah dinyatakan bersalah karena menerima dan menawarkan suap.

Dia juga dilaporkan memiliki sejumlah besar aset yang tidak jelas asalnya. Demikian diberitakan kantor berita Xinhua, dikutip AFP, Rabu (20/2/2019).

Pengadilan militer China telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Fang, melepaskan hak politiknya untuk seumur hidup, dan memerintahkan penyitaan seluruh aset pribadinya.

Baca juga: Jenderal Senior China Dituding Lakukan Korupsi

"Semua aset Fang yang disita akan diserahkan ke kas negara," tulis Xinhua.

Fang secara mendadak dicopot dari jabatannya pada Agustus 2017, tak lama setelah dia bertemu dengan petinggi AS untuk membahas masalah Korea Utara.

Mantan jenderal itu kemudian dibawa ke pengadilan militer atas dugaan suap, pada Januari 2018 lalu.

Fang merupakan satu dari dua jenderal senior yang tidak muncul dalam daftar delegasi ke kongres lima tahunan Partai Komunis pada Oktober 2017, memunculkan dugaan bahwa dia terjerat kampanye anti-korupsi yang dilancarkan Presiden Xi Jinping.

Seorang jenderal lainnya, Zhang Yang, bunuh diri di Beijing pada akhir tahun itu setelah sempat diselidiki terkait hubungannya dengan dua perwira senior militer yang telah terlibat korupsi.

Presiden Xi menjadikan bakal melanjutkan penumpasan anti-korupsi yang telah dimulai sejak 2012 dan menjerat hingga 1,5 juta pejabat partai di berbagai level, termasuk sejumlah pemimpin militer.

Baca juga: Dituding Korupsi, Pejabat Militer Senior China Tewas Gantung Diri



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X