Coba Masuk Singapura Naik Sampan, Seorang Pria Dihukum Penjara dan Cambuk

Kompas.com - 20/02/2019, 21:57 WIB
Ilustrasi Singapura ThinkstockIlustrasi Singapura

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pengadilan Singapura telah menjatuhkan hukuman penjara ditambah dengan cambuk terhadap seorang pria yang kedapatan mencoba memasuki wilayah negara itu secara ilegal menggunakan sampan.

Dilansir Channel News Asia, pemuda berusia 21 tahun itu ditangkap Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) Singapura bersama polisi pada 10 Februari lalu saat berada di atas sampan kayu bersama remaja berusia 16 tahun.

Kedua penyusup itu ditemukan sedang berada di perairan East Coast Park sekitar pukul 22.45 malam dan sedang menuju ke Singapura.

Pria itu, yang kemudian diidentifikasi bernama Erpendi, ditangkap polisi penjaga pantai di bawah Undang-Undang Imigrasi, dengan tuduhan memasuki negara Singapura secara tidak sah.

Baca juga: Bawa Puluhan Petasan, Seorang Pria Ditahan saat Hendak Masuk ke Singapura

Di bawah aturan Undang-Undang Keimigrasian, mereka yang dinyatakan bersalah telah memasuki wilayah Singapura secara tidak sah akan menghadapi hukuman penjara hingga enam bulan dan minimal tiga pukulan cambuk.

Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman enam minggu penjara dan empat pukulan cambuk kepada Erpendi.

Sedangkan remaja yang ditahan bersamanya diberi peringatan keras sebagai pengganti penuntutan.

"Perbatasan kami adalan garis pertahanan pertama kami dalam menjaga keamanan Singapura," kata polisi dan ICA dalam pernyataannya, Rabu (20/2/2019).

"Kami akan terus melakukan pemeriksaan keamanan terhadap penumpang maupun kendaraan di pos pemeriksaan dan perbatasan maritim kami untuk mencegah upaya penyelundupan," tambah pernyataan itu.

Baca juga: Nenek Usia 70 Tahun Menipu Lebih dari Rp 11 Miliar di Singapura



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X