Kompas.com - 20/02/2019, 19:40 WIB

HANOI, KOMPAS.com - Rencana agenda pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, akhir Februari mendatang mendapat sambutan meriah dari warga Vietnam.

Salah satunya datang dari sebuah tempat cukur rambut di Hanoi, yang menggratiskan biaya bagi pelanggan yang ingin mencukur rambutnya dengan model seperti Trump dan Kim.

Dilansir Straits Times, Selasa (19/2/2019), Tuan Duong Beauty Academy, menawarkan promosi tersebut hingga 28 Februari mendatang.

"Saya melakukan ini hanya untuk bersenang-senang,  tetapi respon orang-orang cukup mengejutkan," ujar Le Tuan Duong, pemilik salon yang menawarkan promosi itu.

Baca juga: Mengapa Vietnam Dipilih Jadi Pertemuan Trump-Kim Jong Un?

"Saya cinta perdamaian. Saya sangat membenci peperangan. Banyak orang dari keluarga saya yang meninggal. Jadi saya sangat mendukung KTT ini," kata Duong, yang kehilangan dua pamannya selama Perang Vietnam.

Dalam rangka mempromosikan program cukur gratis di salonnya, Duong pun meminta seorang pria, Le Phuc Hai (66) untuk dicukur dengan model rambut Trump, termasuk mengecat pirang rambutnya.

Didorong oleh rasa penasaran, Hai menerima tawaran itu. "Saya menyukai model rambut Trump. Terlihat bagus dan sesuai dengan usia saya," kata Hai.

Dia juga mengaku bersedia rambutnya dicat pirang setelah Duong menjanjikan bakal kembali mengecat hitam rambutnya setelah masa promo selesai.

Sementara untuk model rambut Kim Jong Un, Duong melakukannya kepada seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun, To Gia Huy.

"Saya merasa senang dengan potongan rambut ini karena orang-orang akan berpikir saya terlihat seperti pemimpin Korea Utara," kata Huy.

Tak hanya potongan rambutnya yang kini mirip dengan Kim, Huy yang bertubuh gemuk juga menambah kemiripan bocah itu dengan pemimpin Korea Utara itu.

"Tidak ada anak lain di kelas saya yang bertubuh gemuk seperti saya," ujar bocah itu.

Agenda pertemuan kedua Trump dengan Kim dijadwalkan digelar di Hanoi, pada 27-28 Februari mendatang.

Pertemuan itu menjadi yang kedua setelah sebelumnya kedua pemimpin negara saling bertemu di Singapura pada Juni 2018.

Baca juga: Kim Jong Un Dikabarkan Naik Kereta untuk Bertemu Trump di Vietnam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.