Sedang Meditasi, Biksu Ini Tewas Diinjak Gajah Liar

Kompas.com - 20/02/2019, 17:11 WIB
Prapop Chanphaikhor, biksu di kawasan pusat Thailand yang ditemukan tewas setelah diinjak gajah liar. Daily Mirror/Viral PressPrapop Chanphaikhor, biksu di kawasan pusat Thailand yang ditemukan tewas setelah diinjak gajah liar.

BANGKOK, KOMPAS.com - Seorang biksu di kawasan pusat Thailand dilaporkan tewas terinjak gajah liar ketika tengah melakukan kegiatan spiritual.

Biksu Prapop Chanphaikhor telah menghabiskan 19 malam di hutan dan melakukan meditasi serta merenungkan ajaran yang diterimanya.

Dilaporkan Daily Mirror Selasa (19/2/2019), biksu berusia 25 tahun itu hanya tinggal menghabiskan dua malam lagi sebelum sukses dari pengasingannya.

Baca juga: Dua Biksu Thailand Tewas Ditembak di Kuil oleh Kelompok Bersenjata


Namun, dia diperingatkan oleh pencari jejak gajah setempat bahwa ada kerumunan banteng mendekati area tempatnya bermeditasi.

Dia menolak untuk memindahkan tenda tempatnya tinggal dengan alasan dia sangat menikmati suasana yang ada di Chachoengsao.

Chanphaikhor juga tak mengindahkan peringatan dari warga sekitar ketika ada yang melihatnya meditasi di rute yang biasanya dilalui kawanan ternak.

Chanphaikhor ditemukan tewas secara tragis dekat tenda dengan menderita patah iga, lengan, dan kaki pada Rabu pekan lalu (13/2/2019).

Kepala desa Somjit Sathuchard adalah orang pertama yang menemukan jenazah Chanphaikhor. Dia menuturkan si biksu ditemukan terseret 15 meter dari tendanya.

Tim penyelamat segera membawanya ke rumah sakit untuk otopsi, dengan dokter menyatakan Chanphaikhor sudah tewas setidaknya selama enam jam.

Kepada polisi, Sathuchard mengungkapkan awalnya Chanphaikhor mendirikan tenda bersama dengan biksu lainnya. Namun, satu memutuskan pindah setelah mendengar saran warga.

"Warga desa sudah memperingatkan mereka sangat berbahaya berada di sana. Namun Biksu Prapop menolak karena suka dengan suasananya," terang Sathuchard.

Diyakini 15 ekor gajah liar tengah berjalan pada tengah malam untuk mencari makanan ketika tak sengaja menginjak Chanphaikhor karena menghalangi jalan mereka.

Sathuchard melanjutkan, ini bukan kali pertama gajah mengganggu manusia dengan menjelaskan sudah ada warganya yang terluka dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami menghubungi dinas alam liar untuk mendiskusikan solusi dari masalah ini sebelum mereka terlalu agresif ditangani," pungkas Chanphaikhor.

Baca juga: Sedang Meditasi di Hutan, Seorang Biksu Tewas Diterkam Macan Tutul

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X