200 Keluarga Masih Terkurung di Wilayah Terakhir yang Dikuasai ISIS

Kompas.com - 20/02/2019, 12:33 WIB
Leonora (19), datang ke Suriah empat tahun lalu untuk tinggal di wilayah kekuasaan ISIS. Kini dia berharap bisa pulang ke kampung halamannya, Jerman. AFP/DELIL SOULEIMANLeonora (19), datang ke Suriah empat tahun lalu untuk tinggal di wilayah kekuasaan ISIS. Kini dia berharap bisa pulang ke kampung halamannya, Jerman.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Sekitar 200 keluarga masih terjebak di wilayah kekuasaan kelompok ISIS yang makin menyusut di Suriah.

Laporan dari PBB itu juga menyebutkan, ISIS mencegah mereka untuk melarikan diri sehingga kemungkinan memanfaatkan keberadaan mereka sebagai perisai manusia.

Diwartakan Sky News, Selasa (19/2/2019), sekitar 300 anggota ISIS masih bersembunyi di area kecil di desa Baghouz sehingga memperlambat pergerakan Pasukan Demokratik Suriah ( SDF) untuk membasmi kelompok itu.

Baca juga: Pasukan Kurdi Suriah: Anggota ISIS Menyerah atau Mati di Medan Pertempuran

Kepala lembaga HAM PBB Michelle Bachelet mengaku khawatir tentang kesejahteraan penduduk sipil yang masih terperangkap di wilayah tersebut.

Dia mengatakan, anggota ISIS mencegah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, meninggalkan area kecil yang tinggal beberapa ratus meter persegi luasnya.

"Warga sipil terus dipakai sebagai pion oleh berbagai pihak," katanya, seperti dikutip dari The Independent.

"Saya meminta mereka (ISIS) untuk memberikan jalan yang aman bagi warga yang ingin pergi," lanjutnya.

"Sementara, mereka yang ingin tetap tinggal harus dilindungi sebaik mungkin," imbuhnya.

Bachelet menilai, warga sipil tidak boleh dikorbankan untuk ideologi maupun kebijakan militer.

Dia juga menyoroti keprihatinan terhadap warga yang melarikan diri dari wilayah yang dikuasai ISIS, namun ditahan oleh pasukan bersenjata Kurdi, termasuk SDF.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X