Patung Ciuman Berakhirnya Perang Dunia II Dicoreti Tulisan #MeToo

Kompas.com - 20/02/2019, 10:48 WIB
Patung Unconditional Surrender di Sarasota, Florida, Amerika Serikat, yang dicoreti tulisan warna merah #MeToo. (Twitter/Departemen Kepolisian Saratosa) Patung Unconditional Surrender di Sarasota, Florida, Amerika Serikat, yang dicoreti tulisan warna merah #MeToo. (Twitter/Departemen Kepolisian Saratosa)

SARASOTA, KOMPAS.com - Sehari setelah kematian pelaut yang tertangkap kamera mencium seorang perempuan tepat berakhirnya Perang Dunia II, patung adegan itu di Amerika Serikat dicoreti tulisan warna merah.

Melansir dari BBC, patung berjudul Unconditional Surrender di Sarasota, Florida, disemprot dengan cat merah bertuliskan "#MeToo" pada Senin (18/2/2019).

Polisi meyakini biaya kerusakan akibat aksi vandalise itu mencapai 1.000 dollar AS atau sekitar Rp 14 juta.

Baca juga: 96 Nisan Makam Yahudi di Perancis Dinodai Simbol Swastika


Potret George Mendonsa mencium seorang gadis usia 21 tahun, Greta Zimmer Friedman di Times Square, New York, pada 14 Agustus 1945 menjadi ikon berakhirnya PD II.

Mendonsa pernah bertugas di Pasifik dan akhirnya dipulangkan saat foto tersebut diambil.

Pria itu tutup usia pada Minggu lalu di usia 95 tahun. Sementara Friedman meninggal dunia pada 2016.

Seperti diketahui, gerakan tagar #MeToo yang populer di Twitter menyoroti tentang pelecehan seksual.

Foto ikon tersebut dalam beberapa tahun terakhir menjadi pusat perhatian dunia karena menggambarkan tindakan kekerasan seksual.

Hal itu dikarenakan Mendonsa tidak mendapat persetujuan Friedman untuk menciumnya.

Dalam sebuah wawancara pada 2005, Friedman mengatakan, Mendonsa meraih tubuhnya begitu saja, lalu menciumnya.

Meski tanpa persetujuannya, dia menyebut ciuman tersebut sebagai kegembiraan dan bentuk rasa syukur bahwa perang sudah berakhir.

Baca juga: George Mendonsa, Pelaut yang Fotonya Jadi Ikon Berakhirnya PD II Meninggal

Setelah kematiannya pada 2016, putranya mengatakan kepada New York Times tentang ibunya yang tidak memandang ciuman itu secara negatif.

"Gerakan MeToo dimaksudkan untuk mendidik dan memahami bahwa perempuan tidak dapat terus dilihat sebagai objek seks oleh laki-laki kapan pun mereka mau," tulis seorang pengguna Facebook.

Otoritas pemerintah Kota Sarastosa mengonfirmasi, coretan merah pada kaki patung telah dihapus pada Selasa (19/2/2019) pagi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X