Kompas.com - 20/02/2019, 08:17 WIB

MEXICO CITY, KOMPAS.com — Hanya ditemani lima pengawal, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador membuat polisi dan pramugari gemetaran.

Bagaimana tidak? Pria yang dikerap disapa dengan inisialnya, AMLO, ini memilih untuk bepergian dengan penerbangan komersial dan selalu duduk di kelas ekonomi.

Diwartakan kantor berita AFP, Selasa (19/2/2019), AMLO sempat berhenti untuk berfoto bersama semua orang. Dia membiarkan penumpang lain untuk mencium, memeluk, bahkan meraih pinggangnya.

"Tentu saja, fotolah seperti apa pun yang Anda suka," katanya sambil tersenyum kepada perempuan saat berjalan menuju pesawat.

Baca juga: Presiden Meksiko Ingin Ubah Pulau Penjara Jadi Pusat Budaya

Kali ini, dia hendak ke Sinaloa, negara bagian yang terkenal dengan gembong narkoba Joaquim "El Chapo" Guzman.

Tidak terlihat keamanan yang mencoba mendorong para penumpang ketika mendekati sang presiden.

Sebagai presiden, AMLO sebenarnya difasilitasi dengan pesawat Boeing Dreamliner 787-8 yang dibeli seharga 218 juta dollar AS atau sekitar Rp 3 triliun, yang kini dijual di California.

AMLO justru memilih terbang ke Sinaloa dengan Embraer Jet yang sempit.

Andres Manuel Lopez Obrador melambaikan tangan kepada para pendukungnya setelah memenangkan pemilihan umum presiden Meksiko pada Minggu (1/7/2018), di Mexico City. (AFP/Alfredo Estrella)
Andres Manuel Lopez Obrador melambaikan tangan kepada para pendukungnya setelah memenangkan pemilihan umum presiden Meksiko pada Minggu (1/7/2018), di Mexico City. (AFP/Alfredo Estrella)
"Bagaimana saya bisa naik pesawat ini ketika begitu banyak kemiskinan di Meksiko," ucapnya merujuk pada pesawat kepresidenan.

Bagi beberapa penumpang, dengan adanya presiden dalam penerbangan itu bersama mereka justru memberikan perasaan aman.

Seorang ibu rumah tangga, Carmen Diaz, mengatakan tidak menyangka akan bertemu dengan presiden dalam pesawat yang sama.

Namun, bagi pramugari Alejandra Martinez, penerbangan kali ini membuatnya sakit kepala.

"Sangat mengerikan, dia berada di penerbangan saya. Orang mengabaikan instruksi keselamatan, meninggalkan tempat duduk," katanya.

"Pers juga tidak mengerti jika bisa saja kamera mereka menjadi proyektil jika sesuatu yang tak terduga terjadi," lanjutnya.

Polisi bandara Mexico City juga mengungkapkan hal yang sama karena banyak orang berusaha menyentuhnya.

"Jika suatu hari orang-orang ingin melakukan sesuatu padanya, kita tidak akan bisa menghentikan mereka karena dia tidak suka dijaga," ucap seorang petugas polisi.

"Dia tidak bisa terus seperti ini. Dia harus menggunakan ruang VIP," katanya.

Setelah mendarat di bandara Culiacan di Sinaloa, AMLO disambut banyak pendukung dan janda-janda dari petugas polisi yang tewas dalam perang melawan pengedar narkoba.

Baca juga: Dianggap Drama Politik, California Berniat Tarik Pasukan dari Perbatasan Meksiko

AMLO tidak sempat menyapa massa yang telah menunggu dan kemudian dibawa pergi oleh petugas keamanan gubernur setempat.

AMLO kini menjadi presiden paling populer dalam sejarah Meskiko menurut jajak pendapat Mitofsky.

Sebagian popularitas dipengaruhi oleh janji kampanyenya untuk mengurangi gajinya sendiri dan gaji para pejabat tinggi pemerintah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.