Biografi Tokoh Dunia: Michelangelo, Seniman Terkenal di Era Renaisans Italia

Kompas.com - 19/02/2019, 21:56 WIB
Michelangelo. Seniman terbesar Italia di zaman Renaisans. via BiographyMichelangelo. Seniman terbesar Italia di zaman Renaisans.

KOMPAS.com - Michelangelo Buonarroti merupakan seorang pematung, pelukis, arsitek, dan pujangga di zaman Renaisans Italia.

Dianggap sebagai salah satu seniman terbaik sepanjang masa, dia sering disebut rival bagi Leonardo da Vinci dalam menggapai predikat "Bapak Renaisans".

Karya-karyanya yang terkenal antara lain adalah patung David, Pieta, lukisan Penghakiman Terakhir, serta lukisan di dinding Kapel Sistina.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Michelangelo Lahir

Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari seniman yang lebih banyak menghabiskan waktunya di Roma itu.

1. Masa Kecil
Bernama panjang Michelangelo di Lodovico Buonarroti Simoni lahir pada 6 Maret 1475 di Caprese, sebuah kota kecil dekat Arezzo, Tuscany.

Ayahnya, Leonardo di Buonarroti Simoni merupakan hakim di Caprese. Dia membawa keluarganya ke Firenze saat Michelangelo masih bayi.

Setelah ibunya, Francesca Neri, meninggal pada 1481, Michelangelo yang berumur enam tahun diasuh oleh pengasuh serta ayahnya.

Leonardo kemudian mengirim Michelangelo untuk belajar tatabahasa bersama humanis Francesco da Urbino. Namun, dia ternyata kurang tertarik bersekolah.

Sebaliknya, dia sangat suka melihat para pelukis di dekat gereja. Menurut sejarawan klasik Giorgio Vasari, Michelangelo bakal menggambar apa saja yang dia lihat.

Sang ayah menyadari putranya tidak akan tertarik untuk mengelola bisnis finansial keluarga. Jadi, dia setuju menempatkan Michelangelo berguru ke bengkel pelukis ternama.

Pada usia 13 tahun, dia berguru kepada Domenico Ghirlandaio, seorang pakar teknik melukis fresco yang mempunyai bengkel terbesar di Firenze.

Saat itu, penguasa de facto Dinasti Medici, Lorenzo yang Hebat, meminta kepada Ghirlandaio untuk mengirim dua murid terbaiknya.

Ghirlandaio pun mengerahkan Michelangelo serta Francesco Granacci untuk menimba ilmu di akademi humanis yang didirikan Medici pada 1490-1492.

Baca juga: Vila Rancangan Michelangelo Dibanderol Rp 175,8 Miliar

2. Bersama Dinasti Medici
Selama sekitar dua tahun, Michelangelo mempelajari seni pahatan klasik di kebun istana Medici. Sebuah kesempatan yang diberikan setelah dia setahun berguru ke Ghirlandaio.

Momen itu sangat mengubah hidup Michelangelo. Di satu sisi, mengabdi dengan Medici membukakannya akses menuju kelas elite sosial di Firenze.

Dia juga berkesempatan belajar bersama pemahat terkenal Bertoldo di Giovanni, dan berkenalan dengan pujangga, ilmuwan, hingga humanis.

Dia juga mendapatkan izin khusus dari Gereja Katolik untuk mempelajari kadaver di bidang anatomi. Meski terpapar jenazah nantinya bakal berdampak kepada kesehatannya.

Berbagai pengaruh yang dia dapatkan selama di Istana Medici meletakkan dasar bagi apa yang bakal menjadi ciri khas Michelangelo.

Yakni penggambaran otot yang sangat akurat dikombinasikan dengan keindahan yang begitu murni dan hanya ada di imajinasi manusia.

Dua patung relief, Battle of Centaurs dan Madonna Seated on a Step, merupakan bukti dari bakat unik Michelangelo ketika dia berusia 16 tahun.

Baca juga: Vatikan Diminta Bayar Tebusan Surat Michelangelo yang Hilang

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X