"Kepala Pelayan" Kim Jong Un Terlihat Berada di Vietnam

Kompas.com - 19/02/2019, 18:30 WIB
Kepala Staf de facto Korea Utara Kim Chang Son (kiri), yang dijuluki Kepala Pelayan Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un ketika meninggalkan hotel di Singapura pada 29 Mei 2018. AFP/ROSLAN RAHMANKepala Staf de facto Korea Utara Kim Chang Son (kiri), yang dijuluki Kepala Pelayan Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un ketika meninggalkan hotel di Singapura pada 29 Mei 2018.

HANOI, KOMPAS.com - Seorang pejabat tinggi Korea Utara (Korut) dilaporkan berada di Vietnam jelang pertemuan kedua Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump.

Dalam kunjungannya ke ibu kota Hanoi pekan lalu, Kepala Staf Kim Chang Son berkunjung ke sejumlah tempat yang menjadi lokasi potensial untuk pertemuan.

Diwartakan BBC Selasa (19/2/2019), secara de facto Kim Chang Son merupakan kepala staf. Namun dia bekerja bagi keluarga Kim selama bertahun-tahun.

Baca juga: Trump Pilih Hanoi Jadi Tempat Kencan Kedua dengan Kim Jong Un

Menurut NK Leadership Watch, dia sebelumnya menjabat sebagai Direktur dan Sekretaris Kepala Komisi Pertahanan Nasional.

Sebagai kepala staf, dia bertugas mengatur jadwal dan rencana kunjungan Kim. Media Korea Selatan (Korsel) menjulukinya sebagai " Kepala Pelayan".

Reuters memberitakan, dia terlihat berkunjung ke pasanggarahan pemerintah serta Hotel Metropole and Melia yang berlokasi di pusat kota.

Dia juga membicarakan masalah protokol dan keamanan dengan koleganya di AS. Antara lain Deputi Kepala Staf Bidang Operasi Daniel Walsh.

Kemudian Deputi Asisten Menteri Luar Negeri untuk Korut Alex Wong juga berada di Hanoi untuk membahas persiapan pertemuan.

Selain Kim Chang Son. Utusan Khusus Korut untuk AS Kim Hyok Chol dilaporkan telah mendarat di Beijing, dan dalam perjalanan menuju Hanoi.

Media Korsel Yonhap via AFP memberitakan, kedatangan Kim Hyok Chang bakal berselang tiga hari dari Kim Chang Son di Hanoi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X