18 Tahun Hilang, Mahasiswi Kroasia Ditemukan Tewas dalam "Freezer"

Kompas.com - 17/02/2019, 20:54 WIB
Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.

ZAGREB, KOMPAS.com - Misteri hilangnya seorang mahasiswi yang hilang 18 tahun lalu di Kroasia kemungkinan akan terungkap dengan ditemukannya mayat di dalam lemari pendingin atau freezer.

Diwartakan kantor berita AFP, Minggu (17/2/2019), lemari pendingin ini berada di sebuah rumah di Mala Subotica, Kroasia utara.

Mayat itu diidentifikasi sebagai Jasmina Dominic yang hilang pada tahun 2000, ketika usianya 23 tahun.

Baca juga: Tak Direstui AS, Kroasia Gagal Beli Jet Tempur F-16 Bekas Israel

Dominic merupakan mahasiswi di Zagreb, dan keluarganya telah melaporkan kepada polisi sekitar lima tahun setelah dia menghilang.

Pada Sabtu malam, seorang perempuan berusia 45 tahun ditangkapdi Mala Subotica sehubungan dengan investigasi tersebut.

"Kami menduga mayat yang berada di lemari pendingin merupakan seorang perempuan yang lahir pada 1977 dan hilangnya dilaporkan pada 16 Agustus 2005," ucap juru bicara polisi setempat, Nenad Risak.

Dia menolak untuk mengidentifikasi perempuan yang telah ditangkap. Laporan media setempat menyebutkan dia adalah saudara perempuan korban.

Polisi meyakini Dominic dibunuh, namun pihak berwenang masih menunggu hasil otopsi.

Dominic tinggal di rumah bersama saudara perempuannya itu sampai akhirnya dia pindah ke Zagreb untuk kuliah.

Baca juga: Tak Kunjung Dapat Restu AS, Kroasia Ancam Batal Beli F-16 dari Israel

Sementara saudarinya terus tinggal di sana bersama suami dan anaknya, setelah ayahnya meninggal. Sang ibu tinggal di Jerman.

Ayah Dominic, yang meninggal sekitar tiga tahun lalu, mengatakan pada 2011 bahwa putrinya itu akan bekerja di kapal pesiar dan juga berniat untuk tinggal di Paris


Terkini Lainnya


Close Ads X