Shamima Melahirkan Bayi Laki-kali di Kamp Pengungsian di Suriah

Kompas.com - 17/02/2019, 18:42 WIB
Shamima Begum ketika berusia 15 tahun sebelum meninggalkan Inggris dan bergabung dengan ISIS pada 2015. PA via BBCShamima Begum ketika berusia 15 tahun sebelum meninggalkan Inggris dan bergabung dengan ISIS pada 2015.
|

DAMASKUS, KOMPAS.com - Gadis Inggris yang kabur ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS, Shamima Begum, dikabarkan sudah melahirkan bayi laki-laki di tempat penampungannya di Suriah.

"Kami keluarga Shamima Begum mendapatkan informasi dia telah melahirkan anak laki-laki. Yang kami dengar, dia dan bayinya dalam kondisi sehat," kata pengacara keluarga Shamima, Tasnime Akunjee, Minggu (17/2/2019).

"Sejauh ini kamu belum mendapatkan komunikasi langsung degan Shamima, kami berharap bisa segera terhubung dengan dia untuk memverifikasi kabar ini," tambah dia.

Baca juga: Inggris Bakal Cegah Niat Shamima Pulang Setelah Gabung dengan ISIS


Sebelumnya, Shamima menyatakan keinginannya untuk pulang ke Inggris tetapi benyak kalangan menentang niatan itu.

Keluarga Shamima memahami kemarahan warga Inggris terhadap perempuan itu dan memohon agar Shamima bisa kembali ke negara itu.

Shamima diyakini sebelumnya pernah memiliki dua anak hasil pernikahannya dengan seorang anggota ISIS. Kedua anak Shamima itu meninggal dunia saat masih bayi.

Dia meninggalkan kediamannya di Bethnal Green, London pada 2015 untuk bergabung dengan ISIS di Suriah.

Di sana dia bertemu dengan Yago Riedijk, anggota ISIS asal Belanda, yang disebutnya sebagai hal terbaik yang diperolehnya selama di Suriah.

Kini dia dan suaminya ditempatkan di kamp terpisah di saat ISIS terus kelihalangan  wilayah kekuasaannya di Suriah.

Shamima kini tinggal di kamp pengungsi Al-Hawl yang disesaki lebih dari 25.000 orang dalam beberapa pekan terakhir ini.

Baca juga: Suami Shamima Disebut sebagai Anggota ISIS yang Sangat Berbahaya

Dalam sebuah wawancara, Shamima mengatakan tidak menyesal bergabung dengan ISIS tetapi sekarang ingin kembali agar bayinya mendapatkan hidup yang layak.

Keluarga Shamima mengatakan, jika perempuan itu harus menjalani hukuman saat kembali ke Inggris maka mereka siap untuk memelihara bayi tersebut.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X