Tabrak Sapi, Kereta Semicepat India Rusak Usai Diresmikan

Kompas.com - 17/02/2019, 16:08 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi menandai kereta ekspres ksemi-cepat pertama di India, Vande Bharat Express, di Stasiun Kereta Api New Delhi, pada Jumat (15/2/2019). (AFP) Perdana Menteri India Narendra Modi menandai kereta ekspres ksemi-cepat pertama di India, Vande Bharat Express, di Stasiun Kereta Api New Delhi, pada Jumat (15/2/2019). (AFP)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Kereta semicepat pertama buatan India rusak usai diluncurkan untuk menempuh perjalanan pertamanya pada Sabtu (16/2/2019).

Kereta itu rusak sehari setelah diresmikan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi.

Diwartakan ABC, Vande Bharat Express menempuh perkalanan kembali dari Varanasi di Uttar Pradesh utara ketika mengalami kerusakan, sekitar 200 km dari New Delhi.

Kemudian, kereta melanjutkan perjalanan setelah dua jam, sebelum akhirnya berhenti lagi. Kereta harus dibawa ke Delhi untuk memperbaiki bagian yang rusak.

Baca juga: Hadapi Pemotor Tanpa Helm, Polantas di India Ini Pakai Cermin sebagai Senjata

Laporan dari kantor berita AFP menyebutkan, kerusakan terjadi setelah kereta bertabrakan dengan seekor sapi di rel saat dalam perjalanan menuju ibu kota.

Tabrakan dengan sapi menganggu pasokan listrik ke empat gerbong dan merusak sistem rem.

"Kereta itu kemudian mengalami masalah teknis dan terhenti dalam perjalanan ke Delhi," kata juru bicara Kereta Api India, Smita Vats Sharma.

Kereta dapat mencapai ibu kota dengan aman sebelum melakukan perjalanan komersial pertamanya pada Minggu (17/2/2019).

Ternak kerap menjadi hambatan di jalan dan rel kereta api biasa terjadi di India, khususnya di negara bagian Uttar Pradesh.

Di sisi lain, India sedang berjuang untuk meningkat sistem kereta api peninggalan zaman kolonialnya, yang mengandalkan infrastruktur ketinggalan zaman untuk mengangkat 23 penumpang setiap hari.

Otoritas perkeretaapian setempat menyatakan, Vande Bharat Express diharapkan dapat mengurangi perjalanan 850 kilometer antara kedua kota dari 14 jam menjadi 8 jam.

Vande Bharat Express dapat melakukan perjalanan hingga kecepatan maksimum 180 km/jam.

Kereta itu memiliki semua izin keselamatan dan telah menempuh jarak 7.000 kilometer dalam tiga kali uji coba.

Baca juga: Siapa Kelompok Jaish-e-Mohammad yang Klaim Serangan di India Kashmir?

Sebelumnya, Menteri Perkeretapian India Piyush Goyal menuai banyak cibiran dari warganet usai mengunggah sebuah video kereta yang melaju begitu cepat di media sosial.

Usut punya usut, ternyata video yang diklaimnya sebagai kereta cepat itu hanyalah rekaman versi time-lapse cepat dari kereta yang lajunya lebih lambat.

"Saksikan kereta semicepat pertama India yang dibangun di bawah inisiatif 'Make in India', Vande Bharat Express," kicaunya di Twitter.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP,ABC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X