MBS Tunda Rencana Kunjungannya ke Indonesia dan Malaysia

Kompas.com - 16/02/2019, 22:55 WIB
Putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman.AFP/BRYAN R. SMITH Putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dipastikan batal melangsungkan rangkaian tur ke negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang dijadwalkan pekan depan.

Dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri Indonesia dan Malaysia, pangeran yang akrab disapa MBS tersebut memutuskan menunda kunjungannya ke Jakarta dan Kuala Lumpur, hingga waktu yang belum bisa dipastikan.

MBS awalnya dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu (17/2/2019), sebelum melanjutkan kunjungan ke Jakarta, Indonesia, pada Senin (18/2/2019).

Baca juga: Senator AS: Hubungan AS-Saudi Tak Berkembang hingga MBS Ditangani


Tidak ada tanggal baru yang ditetapkan maupun alasan yang diberikan terkait penundaan rencana perjalanan MBS ke Asia Tenggara, di mana dia sebelumnya diharapkan menandatangani sejumlah perjanjian.

"Indonesia dan Arab Saudi akan terus berkomunikasi untuk menentukan jadwal baru, sekaligus memastikan hasil-hasil kunjungan yang lebih optimal," tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam situs resminya, Sabtu (16/2/2019).

Selain kunjungannya ke Indonesia dan Malaysia, MBS juga memundurkan jadwal kunjungannya ke Pakistan.

Disampaikan pejabat Pakistan, pada Sabtu (16/2/2019), kunjungan pangeran ditunda satu hari. Pengumuman tersebut mengejutkan warga Pakistan yang telah bersiap menggelar penyambutan.

Tanpa memberi alasan terkait penundaan tersebut, pemerintah Pakistan mengatakan, MBS akan tiba di Islamabad untuk kunjungan selama dua hari pada Minggu (17/2/2019) dengan susunan agenda yang tidak berubah.

Penundaan kedatangan tersebut turut mempengaruhi agenda konferensi para pemimpin bisnis Pakistan dan Saudi.

Selain ke Pakistan, pemimpin de facto Kerajaan Saudi itu juga dijadwalkan berkunjung ke China dan India sebagai bagian dari tur Asia yang akan dilakukannya.

Baca juga: Putra Mahkota Saudi MBS dan Putin Tos High Five di KTT G20

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X