Parlemen Eropa Desak Saudi Hapus Sistem Perwalian Pria

Kompas.com - 15/02/2019, 17:19 WIB
Kantor Parlemen Uni Eropa di Strasbourg, Perancis. SHUTTERSTOCKKantor Parlemen Uni Eropa di Strasbourg, Perancis.

STRASBOURG, KOMPAS.com - Parlemen Eropa menyerukan kepada Arab Saudi untuk menghapus sistem perwalian pria yang dipandang telah menjadikan wanita sebagai warga negara kelas dua.

Sistem perwalian pria merupakan aturan yang mewajibkan warga perempuan untuk selalu didampingi atau mendapat izin dari wakil pria mereka saat bepergian atau mencari pekerjaan.

Anggota Parlemen Eropa juga menyampaikan keprihatinan terhadap layanan jaringan pemerintah yang memungkinkan wali pria untuk melacak anggota keluarga perempuan yang menjadi "tanggungan" mereka, baik itu saudara perempuan, anak perempuan, atau istri.

Pemerintah Saudi memiliki apklikasi yang disebut Absher, yang memungkinkan wali pria untuk mendaftarkan anggota keluarga perempuan mereka, yang akan membatasi atau mengizinkan perjalanan internasional.

Baca juga: Uni Eropa Sebut Iran Tingkatkan Kegiatan Spionase Siber

Melalui aplikasi tersebut, seorang wali pria juga akan menerima pemberitahuan apabila anggota keluarga perempuan mereka berusaha melintasi perbatasan atau melakukan perjalanan ke luar negeri.

Dalam laporan yang dirilis pada Kamis (14/2/2019), lebih dari dua pertiga majelis Parlemen Eropa menyetujui resolusi tersebut dan mendesak kepada Arab Saudi untuk menghapus sistem perwalian pria.

"Aturan tersebut yang berlaku di kerajaan (Saudi) saat ini telah membuat warga perempuan menjadi warga negara kelas dua," tulis laporan Parlemen Eropa, seperti dilansir Reuters.

Anggota parlemen mendorong untuk menekan Riyadh agar dapat memperbaiki kondisi warga negara perempuannya.

Meski tidak mengikat, Resolusi Parlemen Eropa dapat berpengaruh terhadap kebijakan yang akan diambil negara-negara anggota Uni Eropa terhadap Arab Saudi.

Pemerintahan Arab Saudi yang dipimpin Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman telah memperkenalkan kebijakan yang lebih liberal dan membebaskan kaum perempuan, termasuk untuk mengemudi dan bekerja di sejumlah bidang yang sebelumnya dilarang.

Namun anggota Parlemen Eropa menilai sistem politik dan sosial di Saudi masih tetap diskriminatif terhadap perempuan, sehingga mendesak perubahan yang lebih besar.

Resolusi mendesak penghapusan sistem perwalian pria di Saudi ini disetujui sehari setelah Komisi Eropa menambahkan Arab Saudi ke dalam daftar hitam negara pencucian uang, yang sedikit melakukan upaya untuk menggagalkan pendanaan terorisme dan kejahatan terorganisir.

Baca juga: Komisi Eropa Ingin Masukkan Arab Saudi sebagai Negara Pencuci Uang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X