Kompas.com - 15/02/2019, 15:20 WIB

MURRIETA, KOMPAS.com - Seorang pria asal California, Amerika Serikat, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya usia memicu Cranston Fire di Hutan Nasional San Bernardino.

Diwartakan CNN, Kamis (14/2/2019), Brandon McGlover terbukti bersalah atas dua pelanggaran terkait pembakaran bangunan dan lahan di hutan.

Dia mengakui telah membakar beberapa struktur bangunan yang memicu kebakaran hebat.

Baca juga: Proyek Kereta Peluru Bikin Trump dan Gubernur California Perang di Twitter

Pengadilan Riverside County memberikan hukuman penjara maksimum 12 tahun dan empat bulan. Dia juga diminta untuk membayar ganti rugi kepada korban.

McGlover ditangkap pada 25 Juli 2018, tepat di hari yang sama ketika kebakaran Cranston menyebabkan kerusakan parah.

Beberapa hari usai ditangkap, dia dikenakan tudingan memicu 9 kobaran api yang terpisah. Namun, jaksa mengubah perhitungan berdasarkan tinjauan menyeluruh, termasuk kesaksian.

"Tuduhan asli yang diajukan terhadap McGlover diperlukan untuk membuktikan kepada juri bahwa dia memiliki maksud tertentu untuk membakar bangunan," demikian pernyataan pengadilan.

Jaksa menyebutkan, terdakwa awalnya memicu kebakaran yang menghanguskan 7 rumah.

Kemudian, kebakaran meluas hingga membuat 12.000 warga mengungsi dari area Idyllwild, pegunungan San Jacinto.

VOA melaporkan, pemerintah negara bagian telah mengumumkan keadaan darurat di wilayah tersebut.

Kebakaran Cranston menghancurkan total lahan lebih dari 5.200 hektare. Sekitar 700 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi api.

Baca juga: Diserbu 100-an Gajah Laut, Satu Pantai di California Ditutup

Kebakaran yang terjadi bagian selatan California itu bersamaan dengan peristiwa yang sama di bagian utara.

Sekitar 500 bangunan hancur dilalap api oleh kebakaran berjuluk Carr Fire di bagian utara California. Kebakaran tersebut juga menghanguskan lebih dari 17.000 hektare lahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN,VOA News


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.