Demi Danai Tembok Perbatasan, Trump Umumkan Darurat Nasional

Kompas.com - 15/02/2019, 09:06 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi isyarat ketika dia menyampaikan pidato kenegaraan atau State of the Union di US Capitol, Washington DC, Selasa (5/2/2019). (AFP/SAUL LOEB) Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi isyarat ketika dia menyampaikan pidato kenegaraan atau State of the Union di US Capitol, Washington DC, Selasa (5/2/2019). (AFP/SAUL LOEB)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump akan menandatangani undang-undang anggaran belanja untuk mengindari "shutdown" pemerintahan.

Namun, Trump juga akan menerbitkan deklarasi keadaan darurat untuk mendanai pembangunan tembok di perbatasan dengan Meksiko.

Senator dari Partai Republik Mitch McConnell, Kamis (14/2/2019) mengatakan, para koleganya sudah berbicara lewat telepon dengan Trump.

Baca juga: Trump Tak Senang soal Uang Bangun Tembok Perbatasan, tetapi...

"Trump akan meneken undang-undang anggarn dan di waktu yang sama dia menetapkan kondisi darurat," ujar McConnell.

Tak lama setelah pernyataan McConnell, Gedung Putih memberikan pernyataan.

"Presiden juga meneken perintah eksekutif lainnya, termasuk kondisi darurat nasional, untuk memastikan kita bisa menyelesaikan masalah keamanan dan krisis kemanusiaan di perbatasan," ujar sekretaris pers Gedung Putih, Sarah Sanders.

Dengan menyatakan kondisi darurat, maka Trump akan bebas untuk mengalihkan dana federal dari sektor lain untuk membiayai pembangunan tembok di perbatasan AS-Meksiko.

Sebelumnya, Trump mengatakan, dia akan meneken undang-undang anggaran belanja untuk sedikit mengurangi tekanan di Washington.

Trump sempat secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap kesepakatan yang dicapai awal pekan ini antara Partai Republik dan Demokrat.

Kesepakatan itu termasuk anggaran sebesar 1,375 miliar dollar untuk pembangunan tembok atau pagar perbatasan.
Angka itu jauh dari yang diinginkan Trump sejak lama yaitu sebesar 5,7 miliar dollar AS.

Nantinya, voting final Senat akan menyusul dan juru bicara parlemen AS Nancy Pelosi mengatakan, pihaknya akan melakukan voting pada Kamis malam waktu setempat.

Baca juga: Bantah Trump, New Mexico Tarik Pasukan Garda Nasional dari Perbatasan

Pelosi, lawan berat Trump dari Partai Demokrat, menunjukkan ketidaksepakatannya dengan keputusan presiden menyatakan kondisi darurat.

"Apa yang terjadi di perbatasan bukah masalah darurat," kata dia



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X