Kompas.com - 15/02/2019, 06:44 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Hasil tes kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya diungkapkan oleh dokter pribadinya.

Diwartakan AFP Kamis (14/2/2019), Dokter Sean Conley menyatakan, hasil tes yang dilaksanakan Trump pada pekan lalu menunjukkan variasi.

Baca juga: Jelang Tes Kesehatan Tahunan, Trump Disebut Tak Ikuti Anjuran Dokter

Untuk berat badan, Conley menjelaskan presiden dari Partai Republik itu mengalami peningkatan 243 pounds, atau 110 kilogram.

Sementara pada 2018, berat badannya berada di angka 239 pounds, atau 108 kilogram, di mana dokter sudah mempertimbangkan sebagai overweight.

Kemudian denyut jantung normal Trump juga mengalami kenaikan dari 68 kali per menit pada tahun lalu menjadi 70 kali per menit pada 2019 ini.

"Adalah tekad saya untuk memastikan presiden berada dalam kondisi sehat secara keseluruhan," ujar Conley yang juga perwira Angkatan Laut AS itu.

Presiden ke-45 AS itu punya riwayat kolesterol tinggi dan membuat Conley memutuskan menambah dosis obat anti-kolesterol yang dikonsumsi.

Dalam laporan medis Trump, Conley menjelaskan dia menambah dosis Rosuvastatin dari 10 miligram per hari menjadi 40 miligram setiap harinya.

Selain itu, Conley memaparkan tidak ada perubahan signifikan pada mata, telinga, hidung, mulut, gigi, hingga sistem saraf.

AFP memberitakan, Trump mungkin mempunyai gaya hidup tidak sehat serta pekerjaan yang dia jalani sarat akan tekanan.

Namun sisi positifnya, sang presiden mengaku bukanlah perokok dan tidak pernah mengonsumsi bir serta mencatat kadar alkoholnya.

Trump pernah mengatakan olahraga paling besar yang dia jalani adalah berjalan di seluruh kawasan Gedung Putih dan berdiri selama kegiatan publik.

Tes yang dilaksanakan pada Jumat pekan lalu (8/2/2019) merupakan tes kesehatan kedua Trump selama menjabat sebagai Presiden AS.

Baca juga: Trump Disebut Mendikte Hasil Tes Kesehatannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.