Biografi Tokoh Dunia: Vicente Guerrero, Pahlawan Kemerdekaan Meksiko

Kompas.com - 14/02/2019, 23:56 WIB
Lukisan karya Anacleto Escutia pada 1850, yang menggambarkan sosok pahlawan kemerdekaan Meksiko, Vicente Guerrero. WIKIPEDIA / EDUARDO BAEZLukisan karya Anacleto Escutia pada 1850, yang menggambarkan sosok pahlawan kemerdekaan Meksiko, Vicente Guerrero.

KOMPAS.com - Vicente Guerrero adalah pahlawan Meksiko, yang membawa tanah kelahirannya merdeka dari pendudukan Spanyol.

Guerrero adalah seorang pemimpin gerilya, seorang jenderal, dan pada masanya sempat menjabat sebagai presiden Republik Meksiko.

Guerrero hidup selama periode penting dalam sejarah Meksiko yang pada awal abad ke-19 menjadi koloni Spanyol.

Vicente Guerrero lahir pada 10 Agustus 1783 di Desa Tixtla, yang berjarak sekitar 100 kilometer ke pedalaman dari pelabuhan Acapulco di Sierra Madre del Sur, Meksiko.


Dia lahir di tengah keluarga petani yang sederhana. Ibunya, Maria de Guadalupe Saldana, adalah keturunan Afrika, sedangkan sang ayah, Pedro Guerrero, dari etnis Mestizo.

Karena sistem kasta yang berlaku di masyarakat Meksiko kala itu, semasa kecil Guerrero tidak menerima pendidikan formal dan terpaksa membantu kedua orangtuanya mencari nafkah sebagai penggembala.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Kim Jong Un, Pemimpin Tertinggi Ketiga Korut

Bergabung dengan Gerakan Revolusi

Pada 1810, Guerrero bergabung dalam gerakan revolusioner yang dipimpin oleh Miguel Hidalgo.

Dianggap memiliki kemampuan taktis yang unggul dan keberanian yang luar biasa, Guerrero yang datang dari masyarakat kelas menengah ke bawah dengan cepat mencapai pangkat sebagai kapten dalam pasukan revolusi.

Saat revolusi dipimpin penerus Hidalgo, Jose Maria Morelos, Guerrero pun kembali membuktikan kualitas militernya hingga akhirnya dipercaya untuk memimpin pergerakan revolusi di wilayah selatan.

Dengan persenjataan dan perbekalan yang dirampas dari pasukan kerajaan, Guerrero mulai membangun pasukannya.

Meski sempat mengalami beberapa kemunduran di awal pergerakan, pasukan revolusi yang dipimpin Guerrero akhirnya mampu meraih kesuksesan saat menghadapi pasukan Spanyol.

Atas keberhasilannya, Morelos pun menaikkan pangkat Guerrero menjadi kolonel.

Pasukan yang dipimpinnya pun ikut berkembang dari yang semula hanya membawahi 100 orang, kini pasukannya telah mencapai lebih dari 1.000 orang.

Perang Gerilya dan Kemerdekaan Meksiko

Namun pada 1815, arah gerakan revolusi mulai mengalami perubahan dengan sang pemimpin, Morelos yang ditangkap dan dieksekusi oleh Spanyol.

Para pemimpin pemberontakan lainnya turut ditangkap. Sebagian dieksekusi, sementara sebagian lainnya diampuni.

Pasukan Guerrero di wilayah selatan pun tak luput dari dampak serangan Spanyol.

Kendati ditinggalkan oleh beberapa anak buahnya dan disiksa oleh pasukan kerajaan Spanyol, Guerrero tetap melanjutkan perlawanan dan melakukan perang gerilya.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Salman bin Abdulaziz, Raja Ketujuh Arab Saudi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X