Kompas.com - 14/02/2019, 16:13 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Venezuela untuk mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan.

Sebelum bertemu Presiden Kolombia Ivan Duque di Ruang Oval, Trump sempat mengutarakan rakyat di Venezuela diperlakukan dengan sangat buruk.

"Saya tidak suka melihatnya. Saya benar-benar tidak suka dengan kondisi ini," kata Trump sebagaimana dilansir USA Today Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Pemimpin Oposisi Venezuela Berupaya Pulihkan Hubungan dengan Israel

Saat bertemu Duque, presiden ke-45 dalam sejarah AS itu mengaku "sedih" dengan "kekacauan" di negara kaya minyak tersebut.

Dikutip kantor berita AFP, Trump menyatakan semua opsi untuk menanggulangi krisis di Venezuela sudah tersedia di mejanya.

Dia sempat ditanyakan apakah bakal mengirimkan pasukan ke perbatasan Venezuela. "Kalian bakal melihat," ujarnya kepada awak media.

Trump meminta kepada Presiden Nicolas Maduro untuk segera mundur dari jabatannya, yang mendapat dukungan dari Duque.

"Sengaja mengganggu akses bantuan merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan," tegas Duque yang negaranya menampung para pengungsi Venezuela.

Trump mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido yang mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara, dan memujinya sebagai sosok layak memimpin Venezuela.

Penasihat Keamanan Nasional John Bolton sempat terekam kamera membawa kertas berwarna kuning berisi catatan "5.000 tentara ke Kolombia".

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber USA Today,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.