Ditanya Apa Bakal Kirim 5.000 Tentara ke Venezuela, Ini Jawaban Trump

Kompas.com - 14/02/2019, 16:13 WIB
Presiden AS Donald Trump (kanan) saat bertemu dengan Presiden Kolombia Ivan Duque di sela pertemuan PBB di New York, 25 September 2018 lalu. AFP / NICHOLAS KAMMPresiden AS Donald Trump (kanan) saat bertemu dengan Presiden Kolombia Ivan Duque di sela pertemuan PBB di New York, 25 September 2018 lalu.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Venezuela untuk mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan.

Sebelum bertemu Presiden Kolombia Ivan Duque di Ruang Oval, Trump sempat mengutarakan rakyat di Venezuela diperlakukan dengan sangat buruk.

"Saya tidak suka melihatnya. Saya benar-benar tidak suka dengan kondisi ini," kata Trump sebagaimana dilansir USA Today Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Pemimpin Oposisi Venezuela Berupaya Pulihkan Hubungan dengan Israel

Saat bertemu Duque, presiden ke-45 dalam sejarah AS itu mengaku "sedih" dengan "kekacauan" di negara kaya minyak tersebut.

Dikutip kantor berita AFP, Trump menyatakan semua opsi untuk menanggulangi krisis di Venezuela sudah tersedia di mejanya.

Dia sempat ditanyakan apakah bakal mengirimkan pasukan ke perbatasan Venezuela. "Kalian bakal melihat," ujarnya kepada awak media.

Trump meminta kepada Presiden Nicolas Maduro untuk segera mundur dari jabatannya, yang mendapat dukungan dari Duque.

"Sengaja mengganggu akses bantuan merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan," tegas Duque yang negaranya menampung para pengungsi Venezuela.

Trump mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido yang mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara, dan memujinya sebagai sosok layak memimpin Venezuela.

Penasihat Keamanan Nasional John Bolton sempat terekam kamera membawa kertas berwarna kuning berisi catatan "5.000 tentara ke Kolombia".

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber USA Today,AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X