AS Kirim Rudal Kendali Laser Senilai Rp 225 Miliar ke Lebanon

Kompas.com - 14/02/2019, 13:56 WIB
Pesawat serang A-29 Super Tucano saat diserahkan AS untuk Angkatan Udara Lebanon. Pesawat itu nantinya akan menggunakan rudal kendali laser yang baru saja dikirimkan AS. AFP / JOSEPH EIDPesawat serang A-29 Super Tucano saat diserahkan AS untuk Angkatan Udara Lebanon. Pesawat itu nantinya akan menggunakan rudal kendali laser yang baru saja dikirimkan AS.

BEIRUT, KOMPAS.com - Amerika Serikat dikabarkan telah mengirimkan rudal kendali laser senilai lebih dari 16 juta dollar AS kepada militer Lebanon, pada Rabu (13/2/2019).

Kedutaan besar AS di Beirut mengatakan, dalam sebuah pernyataan, rudal-rudal tersebut dikirim menggunakan pesawat angkut militer.

Rudal-rudal tersebut merupakan komponen persenjataan utama untuk armada pesawat serang A-29 Super Tucano yang telah dikirimkan sebelumnya.

AS telah sejak lama menjadi pemasok persenjataan untuk militer Lebanon dengan memberikan bantuan senilai lebih dari 2,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 32 triliun) sejak 2005.

Baca juga: Militer Lebanon Larang Tentaranya Mainkan Game Online PUBG

Bantuan AS kepada Lebanon menunjukkan komitmen kuat dan tetap dari Washington kepada tentara Lebanon, serta menjadi pendukung dan satu-satunya pembela yang sah dari negara di mana Hezbollah yang didukung Iran memegang kekuasaan.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, dalam kunjungannya ke Lebanon pekan ini, kembali menawarkan dukungan negaranya kepada tentara Lebanon, namun mengatakan bahwa Beirut harus lebih dulu menunjukkan keinginan untuk menerimanya.

Pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah mengatakan pada pekan lalu, bahwa pihaknya siap untuk mengamankan sistem pertahanan udara untuk tentara Lebanon dari Iran dan melakukan segala yang dibutuhkan untuk menjadikannya tentara terkuat di kawasan itu.

Nasrallah juga mempertanyakan sikap pemerintah Lebanon yang selalu mengabaikan "tawaran" Iran, sementara "menawarkan leher kami kepada pihak lain," ujarnya yang mengacu pada pihak AS, yang telah kembali memperketat sanksi kepada Hezbollah.

Peran langsung Hezbollah dalam pemerintahan Lebanon beberapa waktu terakhir telah berkembang, dengan kabinet baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Saad al-Hariri.

Dalam kabinet baru itu, Hezbollah memegang tiga jabatan menteri, termasuk kementerian kesehatan yang memiliki anggaran besar.

Baca juga: Kelompok Aktivis Lingkungan Lebanon Tenggelamkan 10 Tank ke Laut Mediterania

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X