Kompas.com - 13/02/2019, 21:33 WIB
|

Setiap sel dilengkapi sebuah jendela kecil yang dirancang agar para narapidana tidak mengetahui lokasi mereka di kompleks penjara itu.

Lewat jendela itu, para narapidana hanya bisa melihat langit dan langit-langit sel mereka sehingga sulit bagi mereka membuar rencana kabur.

Baca juga: Istri El Chapo: Lama Tak Bertemu Tak Mengurangi Cinta Saya kepada Dia

Telekomunikasi dengan dunia luar amat dilarang dan makanan diserahkan langsung petugas kepada para narapidana.

Namun, narapidana yang merupakan kiriman dari lapas lain masih mungkin mendapatkan kesempatan makan  di ruang makan bersama.

ADX florence dilengkapi juga dengan sistem detektor gerak dan 1.400 pintu baja yang dikendalikan dari jauh.

Petugas di pusat kontrol memantau para narapidana selama 24 jam dan bisa menekan "tombol panik" saat terjadi masalah darurat.

Saat "tombol panik" ini ditekan, semua pintu akan tertutup otomatis dan upaya narapidana untuk melarikan diri bisa dicegah.

Di bagian luar pagar kawat berduri setinggi 3,7 meter mengelilingi bangunan penjara dan dijaga ketat pasukan bersenjata lengkap.

Seorang mantan narapidana berusia 36 tahun yang pernah menghuni ADX Florence selama enam tahun pada 2008-2014 menggambarkan buruknya kondisi di tempat itu.

"Mereka yang ditahan di Guantanamo masih diperlakukan jauh lebih baik dibanding kami," kata dia.

Baca juga: Eks Pengawal El Chapo Kisahkan Bosnya Pernah Kubur Korban Hidup-hidup

Tempat ini sudah menampung sejumlah pelaku kriminal kelas kakap termasuk pelaku bom Boston Dzhokar Tsarnaev.

Ada juga nama anggota Al-Qaeda asal Perancis, Zacarias Moussaoui yang menjalani hukuman enam kali seumur hidup karena terlibat serangan 11 September 2001.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.