Kompas.com - 13/02/2019, 16:12 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin. AFP / SERGEI CHIRIKOV / POOLPresiden Rusia Vladimir Putin.

BRATISLAVA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo memperingatkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin merupakan ancaman bagi demokrasi di seluruh dunia.

Pernyataan itu disampaikan saat dia berada di Slowakia, Selasa (12/2/2019).

Sebagai informasi, ini merupakan kunjungan kali pertama seorang menlu AS di negara tersebut dalam 14 tahun.

Baca juga: Ikuti AS, Putin Tangguhkan Perjanjian Nuklir Era Perang Dingin

"Vladimir Putin berniat merusak demokrasi di seluruh dunia, jangan membuat kesalahan tentang itu. Kita harus terus terang terkait hal itu," katanya, di depan mahasiswa jurnalisme di Bratislava, dikutip dari AFP.

Pompeo juga memperingatkan, Rusia bukanlah negara satu-satunya yang berusaha untuk mengikis kedaulatan dan kebebasan di Eropa.

"Butuh penjagaan untuk melawan ekonomi China dan upaya lain yang menciptakan ketergantungan dan manipulasi terhadap sistem politik kalian," ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini nyata, disengaja dan mereka mencoba melakukan hal-hal yang merusak kedaulatan kalian," imbuhnya, seperti diwartakan Al Jazeera.

Keberadaan Pompeo di Slowakia merupakan bagian dari turnya di Eropa, yang dimulai di Hongaria.

Dia berusaha menyoroti peran AS dalam jatuhnya komunisme tiga dekade lalu, saat Putin menemukan pendukung semakin luas di bekas blok Timur.

Di Slowakia, Pompeo juga bertemu dengan lima tahanan politik di monumen peringatan bernama Gerbang Kebebasan di perbatasan dengan Austria.

Baca juga: Putin dan Erdogan Menyatakan Dukungan terhadap Presiden Maduro

Di titik itulah, 400 orang tewas sepanjang 1945-1989 ketika berupaya menerobos Tiai Besi ke Barat.

"AS telah bersama dengan rakyat Slowakia sebagai rekan, sebagai mitra selama 30 tahun terakhir, dan kami akan terus mendukung Anda dalam beberapa dekade mendatang," katanya kepada Presiden Andrej Kiska.

"Atas nama AS, saya bangga berdiri dalam persatuan dengan rakyat Slowakia dan Eropa untuk masa depan yang lebih sejahtera, lebih aman dan, yang terpenting, hebat," ucapnya.|



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X