Trump Tak Senang soal Uang Bangun Tembok Perbatasan, tetapi...

Kompas.com - 13/02/2019, 13:23 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. AFP / JIM WATSONPresiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Bukan tugas yang mudah. Namun Dinding saat ini sedang dibangun, dan bakal menjadi prestasi bagi kelanjutan hidup dan keamanan negara kami," ulas Trump.

Dana yang dikucurkan tersebut bakal membiayai proyek pembangunan tembok sepanjang 88,5 kilometer di perbatasan AS-Meksiko.

Ratusan kilometer perbatasan dilaporkan sudah mendapat penghalang. Namun Trump bersikukuh mereka butuh yang lebih solid untuk menangkal "invasi" migran.

Baca juga: Cegah Shutdown Terulang, Republik dan Demokrat Ambil Jalan Tengah

Oposisi Demokrat menyebut presiden ke-45 itu sengaja melebih-lebihkan isu perbatasan demi mendapat suara dari kelompok sayap kanan.

Pada Desember 2018, Trump menekan Kongres untuk meluluskan permintaannya dengan menolak menandatangani sejumlah anggaran negara.

Akibatnya, AS mengalami shutdown yang berimbas kepada 800.000 pegawai negeri mulai dari petugas bandara hingga Badan Penyelidik Federal (FBI).

Meski begitu, Demokrat tetap kukuh tak memberi izin dan memaksa Trump melunak dengan adanya pendanaan sementara dan mengakhiri shutdown di hari ke-35.

Kali ini, Republik yang tidak ingin melihat adanya shutdown kedua mulai melobi Demokrat, dan meninggalkan Trump dengan sedikit dukungan politik.

Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell menjelaskan kompromi antara politisi dua partai tradisional AS itu jelas sebuah kabar bagus.

Baca juga: Shutdown Usai, Trump Akhirnya Bisa Kembali Bermain Golf

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X