Di Hari Valentine, Warga Turki Belanja Bunga hingga Rp 6,6 Triliun

Kompas.com - 13/02/2019, 12:37 WIB
Bunga menjadi salah satu benda paling diburu warga Turki di Hari Valentine.Shutterstock Bunga menjadi salah satu benda paling diburu warga Turki di Hari Valentine.

ANKARA, KOMPAS.com - Setiap hari Valentine tiba maka hati para penjual bunga di Turki amat bersuka cita.

Bagaimana tidak, warga negeri pimpinan Recep Tayyip Erdogan itu membelanjakan tak kurang dari 475 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,6 triliun untuk membeli bunga di hari kasih sayang itu.

"Jumlah bunga yang diproduksi selama satu bulan terjual habis dalam satu hari, pada 14 Februari," kata Ismail Basaran, ketua Persatuan Pedagang Bunga Turki kepada kantor berita Anadolu, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Jelang Hari Valentine, Kebun Binatang Ini Bikin Sayembara Unik untuk Beri Nama Seekor Ular


"Satu dari empat hadiah yang diberikan adalah bunga," tambah Basaran.

Dia menambahkan, di benak banyak orang bunga menjadi hal yang pertama muncul saat memikirkan soal hadiah kepada orang lain.

Bunga mawar memang menjadi yang paling banyak dicari. Namun, lanjut Basaran, warga juga membelikan bunga anggrek, lili, dan bunga aster untuk orang tercinta mereka.

Basaran menambahkan, harga bunga pada 2019 naik 20 persen dibanding tahun lalu.

Saat ini, satu batang bunga mawar dihargai 10 lira Turki atau sekitar Rp 26.000, sementara satu buket mawar paling mahal mencapai 100 lira Turki atau Rp 267.000.

Bahkan di hari-hari tertentu, seperi hari Valentine, ada penjual yang menyediakan buket bunga berisi 1001 bunga mawar. Harganya, cukup mahal yaitu 10.000 lira Turki atau sekitar Rp 26,7 juta.

Di masa kini, hari Valentine dirayakan dengan mengirim kartu, bunga, dan cokelat.

Namun, akar tradisi ini berasal dari abad ke-3 ketika seorang tokoh agama di Roma menggelar pernikahan rahasia untuk para pemuda.

Baca juga: Jelang Hari Valentine, Rumah Lelang di Inggris Tawarkan Batu Meteor Berbentuk Hati

Dibunuh Kaisar Roma Claudius II pada 270 Masehi, St Valentinus dihormati berbagai gereja Kristen di dunia.

Namun, kini di seluruh dunia, termasuk Turki, hari Valentine dijadikan sebagai sarana bagi mereka untuk memberi hadiah atau kejutan bagi orang terkasih.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X