El Chapo Bakal Ditempatkan di Penjara Berjuluk "Alcatraz di Pegunungan Rocky"

Kompas.com - 13/02/2019, 11:52 WIB
Sebelumnya, Joaquin El Chapo Guzman pernah kabur selama 13 tahun sebelum berhasil tertangkap pada 2014. APSebelumnya, Joaquin El Chapo Guzman pernah kabur selama 13 tahun sebelum berhasil tertangkap pada 2014.

NEW YORK, KOMPAS.com - Gembong narkoba Joaquin " El Chapo" Guzman diputus bersalah atas kejahatan yang dilakukan selama hampir seperempat hidupnya.

Mantan bos kartel narkoba berbahaya dunia Sinaloa itu terancam menghuni penjara seumur hidup setelah berton-ton kokain maupun heroin ke Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Istri El Chapo: Lama Tak Bertemu Tak Mengurangi Cinta Saya kepada Dia

Dia juga terbukti bersalah atas pencucian uang serta kepemlikan senjata dalam persidangan yang telah berlangsung selama tiga bulan itu.

Mike Virgil, Mantan Kepala Operasi Internasional Badan Anti-narkoba AS (DEA) berkata, keputusan juri Pengadilan New York merupakan kemenangan bagi hukum.

"Chapo Guzman adalah raja narkoba paling menakutkan di dunia, melebihi Pablo Escobar malah," ucapnya dikutip AFP Rabu (13/2/2019).

Penjabat Jaksa Agung AS Matthew Whitaker mengatakan, kasus Guzman menunjukkan komiteman dan keuletan AS dalam menangkal narkoba.

Dilansir New York Post, penegak hukum AS tidak ingin gembong narkoba berusia 61 tahun itu bisa melarikan diri seperti yang dilakukannya di penjara Meksiko.

El Chapo pernah lolos dari penjara pada 2001, dan sempat buron selama 13 tahun sebelum ditangkap pada 2014, dan lolos lagi pada 2015.

Karena itu, dia dilaporkan bakal dijebloskan ke penjara dengan keamanan super maksimum (ADX) berjuluk " Alcatraz di Pegunungan Rocky" di Florence, Colorado.

Pengacara Chapo, Jeffrey Lichtman menuturkan, jika dia dibawa ke ADX Florence, itu lebih baik dibanding tempat penahanannya saat ini.

Selama dua tahun terakhir, Chapo dipenjara sendirian di Pusat Hukuman Metropolitan di Manhattan. Lichtman berujar, kliennya itu tidak mendapat sinar matahari.

Pengacaranya yang lain, William Purpura menjelaskan, setidaknya di Florence Chapo bisa mendapat kesempatan untuk berolahraga.

"Dia setidaknya bisa berlari selama dua jam untuk mempertahankan kebugarannya. Meski namanya penjara dengan keamanan maksimum, dia bakal jauh lebih bebas," terang Purpura.

Sidang vonis Chapo direncanakan bakal digelar pada 25 Juni mendatang. Setelah itu, Biro Penjara AS yang akan memutuskan di mana dia bakal ditempatkan selamanya.

Baca juga: Dalami Karakter El Chapo, Aktor Ini Hadiri Sidang Sang Gembong Narkoba

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X