Video Anjing Diseret Mobil Pikap Viral, Pengemudi Ditangkap

Kompas.com - 12/02/2019, 17:24 WIB
Video anjing diseret di belakang mobil pikap viral di Malaysia. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (10/2/2019) malam. (MALAYSIA ANIMAL ASSOCIATION via Straits Times) Video anjing diseret di belakang mobil pikap viral di Malaysia. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (10/2/2019) malam. (MALAYSIA ANIMAL ASSOCIATION via Straits Times)

TAIPING, KOMPAS.com - Sebuah video yang menunjukkan seekor anjing diseret mobil pikap menjadi viral di Malaysia.

Straits Times mengabarkan, dalam video berdurasi 42 detik itu nampak seekor anjing berbulu cokelat dengan tali kekangnya diseret di bagian belakang mobil.

Sementara, mobil pikap terlihat melaju kencang di jalanan yang cukup ramai.

Baca juga: Cetak Rekor, Polisi Malaysia Sita 30 Ton Trenggiling Beku

"Kami mendesak Polisi Diraja Malaysia untuk menyelidiki video ini secepatnya," demikian tulis Asosiasi Hewan Malaysia di laman Facebook.

Kepala Polisi Taiping, Razlam Abdul Hamid, menyatakan pihak berwenang menerima laporan insiden tersebut pada Senin (11/2/2019) sekitar pukul 15.35 waktu setempat.

Dia mengatakan, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Minggu malam. Kemudian, polisi menyelidiki siapa pemilik kendaraan itu.

"Pemilik bilang ayahnya yang mengemudikan mobilnya pada Minggu malam," kata Razlam, seperti dikutip dari Malay Mail.

"Ketika diinterogasi, tersangka mengatakan dia ingin membuang anjing itu di suatu tempat karena menggigit kabel di rumah," imbuhnya.

Tersangka yang berusia 58 tahun mengklaim telah menempatkan anjingnya di belakang mobil pikap dan tidak menggantungnya di sisi luar, seperti yang terekam dalam video.

"Tersangka menduga anjing betina berusia satu tahun itu jatuh dari belakang mobil," ujar Ramzlan.

Baca juga: Pengusaha Asal Bandung Tewas di Malaysia, Diduga Korban Mutilasi

Dia menambahkan, anjing tersebut dapat selamat dari siksaan itu.

Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap hewan.

Polisi sedang mendalami kasus ini, dengan kemungkinan tersangka dapat didenda hingga 50.000 ringgit atau sekitar Rp 172 juta dan atau hukuman penjara tidak lebih dari satu tahun.


Terkini Lainnya

Awali Kampanye Terbuka, Jokowi-Ma'ruf akan 'Panaskan' Banten

Awali Kampanye Terbuka, Jokowi-Ma'ruf akan 'Panaskan' Banten

Nasional
Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Megapolitan
Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Regional
Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Internasional
Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Regional
Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Regional
Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Regional
Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Megapolitan
Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Regional
Sandiaga: 21 Hari ke Depan Tidak Boleh Ada 'Statement' Menyerang

Sandiaga: 21 Hari ke Depan Tidak Boleh Ada "Statement" Menyerang

Nasional
Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter

Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter

Internasional
Lama Ditutup, Jalan Prof M Yamin Menteng Akan Dibuka untuk Umum

Lama Ditutup, Jalan Prof M Yamin Menteng Akan Dibuka untuk Umum

Megapolitan
Viral, Penumpang Makan Lesehan hingga Bergelantungan di MRT Jakarta

Viral, Penumpang Makan Lesehan hingga Bergelantungan di MRT Jakarta

Megapolitan
Ingin Naik MRT Hari Ini, Penumpang Harus Daftar 'Online'

Ingin Naik MRT Hari Ini, Penumpang Harus Daftar "Online"

Megapolitan

Close Ads X