Krisis Venezuela, Utusan Pemimpin Oposisi Bertemu Pejabat Vatikan

Kompas.com - 12/02/2019, 16:42 WIB
Saint Peter Square di Vatikan, Italia.SHUTTERSTOCK Saint Peter Square di Vatikan, Italia.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Utusan yang dikirim oleh pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido tiba di Vatikan pada Senin (11/2/2019).

Direktur sementara Kantor Pers Vatikan Alessandro Gisotti mengatakan, delegasi Venezuela diterima di Sekretariat Negara.

"Kedekatan Bapa Suci dan Takhta Suci dengan rakyat Venezuela ditegaskan kembali, terutama bagi mereka yang menderita," katanya, seperti diwartakan Vatican News.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup, Wanita Venezuela Terpaksa Jadi PSK di Kolombia


"Solusi yang adil dan damai segera diupayakan untuk mengatasi krisis, menghormati hak asasi manusia dan mencari kebaikan bagi semua penduduk negara, serta menghindari pertumpahan darah," imbuhnya.

Vatikan tidak menyebutkan siapa saja delegasi Venezuela yang berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.

Namun, delegasi bertemu dengan pejabat tinggi Vatikan yang berasal dari Venezuela, Monsinyur Edgard Pena.

Pertemuan delegasi oposisi Venezuela dengan pejabat Vatikan terjadi ketika Takhta Suci sedang mempertimbangkan permintaan Presiden Venezuela Nicholas Maduro untuk intervensi dalam krisis politik di negara itu.

Menanggapi permintaan Maduro, Paus Fransiskus pada pekan lalu menyatakan Vatikan bersedia membantu jika kedua belah pihak yang berkonflik sepakat meminta mediasi dari eksternal.

Selain Vatikan, oposisi Venezuela juga berupaya menggalang dukungan dari Italia.

Laporan AFP menyebutkan, Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini telah berbicara dengan Guaido melalui sambungan telepon pada Senin.

Salvini yang juga wakil perdana menteri Italia menyatakan pembicaraan dengan Guaido berjalan dengan sangat ramah. Dia mendukung penuh penyelenggaraan pemilu yang bebas secepatnya.

Baca juga: Dokter di Venezuela Desak Maduro Izinkan Masuknya Bantuan Kemanusiaan

Di sisi lain, dia mengaku pemerintah Italia masih terpecah atas krisis politik di Venezuela, meski tidak pernah mengakui pemilu yang memenangkan Maduro pada tahun lalu.

Dia sepakat untuk bertemu dengan delegasi Venezuela usai Guaido mengirim surat resmi.

"Saya melihatnya sebagai tugas saya untuk menyambut delegasi dari parlemen Venezuela yang merupakan satu-satunya entitas yang sah yang berkuasa saat ini," katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X