Spanyol Bakal Gabung Proyek Pengembangan Jet Tempur Perancis dan Jerman

Kompas.com - 12/02/2019, 13:34 WIB
Jet tempur Eurofighter Typhoon (kiri) dan Dassault Rafale saat dipamerkan di ajang ILA Berlin International Aerospace Exhibition di Bandara Schoenefeld, pada 26 April 2018.AFP / JOHN MACDOUGALL Jet tempur Eurofighter Typhoon (kiri) dan Dassault Rafale saat dipamerkan di ajang ILA Berlin International Aerospace Exhibition di Bandara Schoenefeld, pada 26 April 2018.

MADRID, KOMPAS.com - Spanyol berencana untuk bergabung dalam proyek pengembangan jet tempur baru yang tengah dijalankan Perancis bersama Jerman.

Pesawat tempur baru tersebut nantinya akan menggantikan jet tempur Eurofighter dan Rafale yang telah lama digunakan oleh negara-negara Eropa.

Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles dijadwalkan untuk menandatangani dokumen kesepakatan kerja sama dengan Perancis dan Jerman itu di sela-sela pertemuan NATO di Brussels pada Kamis (14/2/2019) mendatang.

Proyek kerja sama  yang dikenal dengan nama Future Combat Air System (FCAS) itu diluncurkan pada Juli 2017 dan mengerjakan pengembangan jet tempur, juga pesawat tak berawak atau drone dan rudal jelajah.

Baca juga: Tak Direstui AS, Kroasia Gagal Beli Jet Tempur F-16 Bekas Israel

Proyek tersebut dijadwalkan sudah akan menghasilkan jet tempur termutakhir yang mampu bersaing dengan F-35 milik AS maupun penggantinya, pada 2040.

Kontrak pertama dalam proyek tersebut, yang bernilai 65 juta euro (sekitar Rp 1 triliun) diberikan kepada Airbus dan Dassault Aviation di Perancis, pada Februari untuk mengembangkan desain sistem tempur.

Spanyol, yang menjadi tempat perakitan pesawat angkut militer Airbus, kemudian mengirimkan surat kepada Perancis dan Jerman, pada Desember lalu, untuk ikut bergabung dalam proyek.

Proyek FCAS ini memiliki saingan langsung, yakni Proyek Tempest oleh Inggris, bersama Italia dan Belanda, yang telah diberikan kepada BAE Systems di Inggris.

Kementerian Pertahanan Spanyol, pada bulan Desember, sempat mengatakan keyakinan bahwa kedua proyek tersebut pada akhirnya akan bergabung, mengingat investasi besar yang diperlukan dalam pengembangannya.

Baca juga: Angkatan Udara AS Kembangkan Drone Siluman Seukuran Jet Tempur


Terkini Lainnya

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Internasional
Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Regional
Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Internasional
Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Megapolitan
Pejabat  yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Pejabat yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Regional
Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Nasional
Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Megapolitan
Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Internasional
Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Regional
Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Megapolitan
Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Megapolitan
Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Regional
Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Nasional
Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Regional
Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Internasional

Close Ads X