Perawat di Lapas Bunuh Suami agar Bisa Nikahi Narapidana

Kompas.com - 12/02/2019, 09:31 WIB
Amy Murray (40), perawat yang membunuh suaminya sendiri.Mirror Amy Murray (40), perawat yang membunuh suaminya sendiri.

KANSAS CITY, KOMPAS.com - Seorang perawat yang bekerja di sebuah lembaga pemasyarakatan meracuni suaminya hingga tewas agar bisa menikahi seorang narapidana kasus pembunuhan.

Amy Murray (40), dituduh membunuh suaminya, Joshua dan membakar jenazahnya, sebelum pergi ke restoran cepat saji McDonald's.

Amy, yang bekerja di LP Jefferson City, Missouri, AS, diyakini berselingkuh dengan seorang narapidana yang  tengah menjalani hukuman seumur hidup.

Baca juga: Kerap Disiksa, Istri di India Bunuh Suami Pakai Rolling Pin

Rekaman pembicaraan telepon antara Amy dan Eugene Claypool (40), nama sang narapidana, dikabarkan menangkap perempuan itu mengatakan kepada sang kekasih bahwa dia bisa menikahinya karena sang suami sudah tiada.

Sejumlah laporan mengatakan, setelah membunuh suaminya, Amy kemudian membawa putranya yang berusia 11 tahun ke McDonald's.

Sementara, Eugene Claypool sudah 18 tahun mendekam di penjara setelah membunuh seorang pemenang lotre berusia 72 tahun.

Menurut harian Jefferson City News Tribune, Amy dan Eugene sudah berencana untuk menyewa pengacara demii mempercepat pembebasan sang narapidana.

Jenazah Joshua Murray ditemukan pada 11 Desember lalu dan penyidik memastikan jenazah pria itu memang sengaja dibakar.

Kini, Amy harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama serta perbuatan kriminal bersenjata.

Baca juga: Dipaksa Nikah, Istri Bunuh Suami dan 12 Orang dengan Yoghurt Beracun


Terkini Lainnya

Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Megapolitan
Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Regional
Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Internasional
Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Regional
Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Regional
Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Regional
Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Megapolitan
Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Regional
Sandiaga: 21 Hari ke Depan Tidak Boleh Ada 'Statement' Menyerang

Sandiaga: 21 Hari ke Depan Tidak Boleh Ada "Statement" Menyerang

Nasional
Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter

Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter

Internasional
Lama Ditutup, Jalan Prof M Yamin Menteng Akan Dibuka untuk Umum

Lama Ditutup, Jalan Prof M Yamin Menteng Akan Dibuka untuk Umum

Megapolitan
Viral, Penumpang Makan Lesehan hingga Bergelantungan di MRT Jakarta

Viral, Penumpang Makan Lesehan hingga Bergelantungan di MRT Jakarta

Megapolitan
Ingin Naik MRT Hari Ini, Penumpang Harus Daftar 'Online'

Ingin Naik MRT Hari Ini, Penumpang Harus Daftar "Online"

Megapolitan
Usai Diresmikan Jokowi, MRT Jakarta Beroperasi Mulai Pukul 11.00

Usai Diresmikan Jokowi, MRT Jakarta Beroperasi Mulai Pukul 11.00

Megapolitan

Close Ads X