Najib Razak Usir Keraguan soal Gelar Akademiknya - Kompas.com

Najib Razak Usir Keraguan soal Gelar Akademiknya

Kompas.com - 11/02/2019, 22:04 WIB
Mantan PM Najib Razak usai menjalani pemeriksaan di Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) in Putrajaya pada 24 Mei 2018.
AFP/MOHD RASFAN Mantan PM Najib Razak usai menjalani pemeriksaan di Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) in Putrajaya pada 24 Mei 2018.

PUTRAJAYA, KOMPAS.com - Sejak lengser dari kursi Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak mendapat serangan bertubi-tubi, termasuk terseretnya dia dalam skandal korupsi perusahaan 1MDB.

Kini, pria berusia 65 tahun itu harus menghadapi rumor yang beredar tentang keraguan gelar akademiknya dari University of Nottingham di Inggris.

Setelah meninggalkan pengadilan untuk sidang bandingnya, dia mengusir keraguan tersebut.

Baca juga: Rilis Video Musik, Najib Razak Ungkapkan Kesedihannya

"Tentu saja, gelar saya itu sah," katanya sambil meninggalkan Pengadilan Banding, Senin (11/2/2019), seperti diwartakan Malay Mail.

Sebelumnya, anggota parlemen dari Partai Aksi Demokratik Keranji, Chong Zhemin, mengklaim Najib tidak pernah menyelesaikan studinya di University of Nottingham pada 1970-an.

Chong mengatakan kepada Najib untuk menerbitkan transkrip ujiannya dan salinan gelarnya sehingga bisa membantah tuduhan tersebut.

Najib dalam unggahannya di Facebook meminta Menteri Komunikasi dan Multimedia Gobind Singh Deo untuk menyelitiki sumber informasi tentang gelar akademik beberapa menteri lain.

Dia menilai adanya hal aneh karena biodata para menteri dikeluarkan oleh saluran berita resmi milik pemerintah, Bernama.

"Adakah editorial Bernama yang membuat kesalahan atau pembantu menteri sendiri yang memberi informasi tidak sahih?" tulisnya di Facebook.

Seperti diketahui, baru-baru ini ijazah pendidikan beberapa politisi Pakatan Harapan juga masih diragukan.

Mereka termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Datuk Marzuki Yahya, Menteri Besar Johor Datuk Osman Sapian dan anggota dewan eksekutif negara bagian Perak Paul Yong Choo Kiong.


Terkini Lainnya

Teka Teki Kasus Penganiayaan Pegawai KPK yang Mulai Terkuak..

Teka Teki Kasus Penganiayaan Pegawai KPK yang Mulai Terkuak..

Megapolitan
Debat Kedua, Para Capres Dinilai Sudah Mulai Bahas Hal Konseptual

Debat Kedua, Para Capres Dinilai Sudah Mulai Bahas Hal Konseptual

Nasional
Jokowi: Debat kok Dilaporkan, Enggak Usah Debat Saja...

Jokowi: Debat kok Dilaporkan, Enggak Usah Debat Saja...

Nasional
Guru Honorer di Depok Keluhkan Gaji yang Terlambat

Guru Honorer di Depok Keluhkan Gaji yang Terlambat

Megapolitan
Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Nasional
Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Internasional
Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional
Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Nasional

Close Ads X