Karikatur Pemimpin Hezbollah Muncul dalam Papan Reklame di Israel

Kompas.com - 11/02/2019, 21:01 WIB
Papan reklame raksasa yang terpasang di persimpangan La Guardia di Tel Aviv, Israel, yang menampilkan sosok karikatur pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah.AL ARABIYA / AP Papan reklame raksasa yang terpasang di persimpangan La Guardia di Tel Aviv, Israel, yang menampilkan sosok karikatur pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Warga Israel, terutama yang tinggal di Tel Aviv, akan sering melihat sosok pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah di kota itu.

Hal itu setelah sosok karikatur Nasrallah ditampilkan dalam sebuah papan reklame raksasa yang dipajang di dekat persimpangan La Guardia di Tel Aviv.

Reklame yang menyerukan kampanye daur ulang plastik itu dipasang pada Kamis (7/2/2019) lalu.

Dalam papan reklame tersebut, sosok Nasrallah digambarkan berkata, "Saya tidak mendaur ulang botol plastik".

Sementara di bagian bawah tertulis pesan "Nasrallah telah terjebak dalam bunker selama 12 tahun. Apa alasan Anda? Daur ulang botol!”.

Baca juga: Menlu AS Sebut Kelompok Hezbollah Aktif di Venezuela

Dari teks kalimat tersebut, tampak bahwa Nasrallah digambarkan sebagai seseorang yang tidak dapat mendaur ulang botol lantaran telah berada di ruang bawah tanah selama 12 tahun.

Sementara iklan kampanye tersebut mengajak kepada masyarakat untuk mendaur ulang botol plastik jika tidak memiliki alasan seperti Nasrallah yang harus bersembunyi di dalam bunker selama belasan tahun.

Iklan kampanye tersebut dipasang oleh ELA Recycling Corporation, sebuah perusahaan daur ulang, yang bertujuan mendorong warga Israel untuk mau mendaur ulang botol plastik yang telah digunakan.

Selain ditampilkan dalam bentuk reklame raksasa, iklan kampanye sosial itu juga dirilis dalam bentuk video dan radio, keduanya tetap menggunakan sosok Nasrallah sebagai orang yang menyesal karena tidak mampu mendaur ulang botol plastik.

Nasrallah dilaporkan telah bersembunyi di sebuah bunker di pinggir kota Beirut dan jarang muncul di hadapan publik selama lebih dari satu dekade, sejak perang Hezbollah melawan Israel pada 2006.

Gambaran itu digunakan sebagai contoh seseorang yang memiliki alasan untuk tidak mendaur ulang botol plastik.

Namun warga Israel yang sehari-hari hidup bebas dan dapat menemukan tempat sampah daur ulang di hampir setiap sudut jalan, tidak seharusnya mencari alasan untuk tidak mendaur ulang botol plastik mereka.

"Peran perusahaan daur ulang adalan bertindak untuk mengubah kebiasaan publik dalam segala hal yang berkaitan dengan lingkungan dan keberlanjutan," kata Ketua ELA, Nechama Ronen, dalam pernyataanya kepada The Jerusalem Post.

"Mendaur ulang botol plastik itu sesuatu yang sederhana dan mudah yang masing-masing dari kita harus bisa melakukannya," tambahnya.

Baca juga: Hezbollah Luncurkan Video Game Perang Suriah



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X