Di Inggris, Sapi-sapi Cari Jodoh Lewat Aplikasi Kencan "Tudder" - Kompas.com

Di Inggris, Sapi-sapi Cari Jodoh Lewat Aplikasi Kencan "Tudder"

Kompas.com - 11/02/2019, 15:07 WIB
Sapi.Thinkstock Sapi.

LONDON, KOMPAS.com - Ternyata tidak hanya manusia yang mencari jodoh lewat aplikasi kencan, seperti Tinder. Hewan pun tak mau ketinggalan memanfaatkan teknologi untuk menemukan jodoh.

Di Inggris, ada aplikasi khusus bagi peternak untuk mendapatkan pasangan yang tepat untuk sapi betina dan sapi jantan milik mereka.

Melansir Washington Post, Senin (11/2/2019), sebuah perusahaan start up pertenakan di Inggris memperkenalkan aplikasi seperti Tinder, yang dinamakan Tudder.

Baca juga: Kawanan Sapi Liar Menerobos Masuk Supermarket di Hong Kong

Dengan aplikasi mobile itu, peternak dapat melihat foto calon pasangan sapinya dengan rincian usia, lokasi, dan pemilik sapi.

Aplikasi juga disertai suara melenguh sapi saat digeser, seperti layaknya menggeser profil di Tinder.

Salah satu profil sapi jantan di aplikasi Tudder. (Straits Times) Salah satu profil sapi jantan di aplikasi Tudder. (Straits Times)
Perancang aplikasi, Hectare, awalnya berkeinginan untuk menyatukan hewan ternak itu dengan belahan jiwa mereka.

"Tudder adalah aplikasi perjodohan baru, membantu hewan ternak di Inggris menemukan mitra pengembangbiakan dalam pencarian untuk moo love," demikian deskripsi aplikasi di Apple Store.

Peternak yang memilih satu atau sekelompok sapi akan diarahkan ke situs web pembelian ternak Hectare.

Peternak kemudian akan dihubungkan dengan pemilik sapi lain atau melakukan penawaran.

Dalam situs web tersedia pula informasi tentang karakter hewan dan riwayat kesehatan.

"Jenis yang kuat besar untuk membuat sapi yang bagus," tulis salah satu deskripsi pada profil sapi.

" Sapi jantan muda yang tenang dan baik siap untuk bekerja," tulis profil lainnya.

Peternak juga dapat membatasi pencarian dalam aplikasi berdasarkan silsilah atau jenis sapi.

Baca juga: Cuaca Panas Akibatkan 500 Ekor Sapi Mati di Australia Barat

Peternak asal Carmartheshire, Marcus Lampard (76), memiliki satu sapi jantan yang terdaftar di aplikasi tersebut. Dia menyebutkan, lebih mudah untuk menjual ternak secara online.

"Pada usia saya, kami pikir kami tidak cukup berteknologi, tetapi cucu bilang dengan begitu kami tidak punya harapan," katanya.

Selama ini, Lampard menjual sapi jantannya ke pasar terbuka dan itu memakan waktu serta tenaga.


Terkini Lainnya

Guru Honorer di Depok Keluhkan Gaji yang Terlambat

Guru Honorer di Depok Keluhkan Gaji yang Terlambat

Megapolitan
Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Nasional
Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Internasional
Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional
Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Nasional
Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Regional
KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

Nasional
Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Internasional

Close Ads X