Polandia Bakal Beli Peluncur Roket Senilai Rp 5,8 Triliun dari AS

Kompas.com - 11/02/2019, 12:19 WIB
Ilustrasi Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS), M142 buatan AS. AFP / TED ALJIBEIlustrasi Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS), M142 buatan AS.

WARSAWA, KOMPAS.com - Pemerintah Polandia bakal membeli sistem kendaraan peluncur roket dari Amerika Serikat senilai 365 juta euro (sekitar Rp 5,8 triliun).

Penandatanganan kesepakatan pembelian Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) buatan raksasa persenjataan AS, Lockheed Martin tersebut akan dilakukan pada Rabu (13/2/2019) mendatang.

"Kesepakatan ini akan meningkatkan kapasitas tempur Polandia secara signifikan," kata Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak kepada wartawan, Minggu (10/2/2019).

Ditambahkan Blazsczak, setelah kesepakatan tercapai, diharapkan perangkat peluncur roket tersebut sudah dapat diterima Polandia pada 2023.

Baca juga: Polandia Beli Sistem Rudal Patriot dari AS Seharga Rp 64 Triliun

Dilansir AFP, perangkat peluncur roket HIMARS tersebut memiliki kemampuan meluncurkan enam roket kendali dengan jangkauan 70 kilometer atau satu rudal dengan jangkauan 300 kilometer.

Sistem peluncur roket tersebut telah digunakan oleh 19 negara, termasuk di Irak dan Suriah untuk menghadapi kelompok teroris ISIS.

Peluncur roket HIMARS memungkinkan meluncurkan serangan dengan presisi tinggi bahkan dalam kondisi cuaca buruk yang berpotensi menghambat serangan udara.

Ini bukan kali pertama Polandia membeli persenjataan dari Washington. Pada Maret tahun lalu, Warsawa juga telah menandatangani kontrak senilai 4,75 miliar dollar AS (sekitar Rp 66 triliun) untuk pembelian sistem anti-rudal Patriot buatan AS.

Polandia tengah berupaya meningkatkan hubungan dengan AS di tengah hubungan yang memburuk dengan Rusia.

Tak hanya melalui kesepakatan pembelian senjata, Warsawa juga telah mendesak Washington untuk membuka pangkalan militer AS secara permanen di wilayah negaranya.

Namun, kepala Angkatan Darat AS mengatakan pada September lalu bahwa Polandia kemungkinan tidak siap untuk menjadi basis pangkalan militer permanen karena kurangnya ruang untuk memenuhi persyaratan pelatihan bagi tentara Amerika.

Saat ini, pasukan AS telah ditempatkan di Polandia sebagai bagian dari operasi NATO.

Dua tahun lalu, NATO membuka pusat kontra-spionase di Polandia yang bertujuan memperluas kemampuan mengumpulkan inteliken aliansi menyusul ketegangan dengan Rusia terkait pencaplokan Crimea pada 2014.

Aliansi pimpinan AS juga telah memperkuat pasukannya di Eropa timur dengan empat batalion internasional.

Baca juga: AS Diminta Bangun Pangkalan Militer Permanen di Polandia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Internasional
Berisi Air Suci, 'Sepatu Yesus' Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Berisi Air Suci, "Sepatu Yesus" Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Internasional
Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Internasional
Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Internasional
Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

Internasional
Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Internasional
Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Internasional
Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Internasional
Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Internasional
Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Internasional
Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Internasional
Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Internasional
Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X