Australia Minta Perusahaan Asuransi Iba terhadap Korban Banjir

Kompas.com - 10/02/2019, 18:48 WIB
Penduduk yang terdampak banjir dievakuasi dari Townsville, Queensland, Australia, pada Senin (4/2/2019). (AFP) Penduduk yang terdampak banjir dievakuasi dari Townsville, Queensland, Australia, pada Senin (4/2/2019). (AFP)

BRISBANE, KOMPAS.com - Penduduk di Queensland utara kini harus menghadapi dampak banjir yang menerjang rumah mereka.

Laporan ABC News, Minggu (10/2/2019), menyebutkan Wakil Menteri Utama Queensland Jackie Trad bahkan meminta bank dan asuransi untuk menunjukkan rasa iba kepada warga yang terdampak banjir.

Perusahaan asuransi telah menerima 13.560 klaim tercatat hingga Minggu, pukul 10.00 waktu setempat.

Baca juga: Banjir Sekali dalam Seabad di Australia, Buaya Keluar ke Jalanan


Dewan Asuransi Australia (ICA) memperkirakan jumlah kerugian akibat banjir mencapai 165 juta dollar Australia atau sekitar Rp 1,6 triliun.

Hingga kini, perusahaan asuransi telah membayar senilai lebih dari 16 juta dollar Australia atau sekitar Rp 158,3 miliar dalam bentuk dukungan dan akomodasi darurat kepada pemegang polis.

"Warga Townsville, masyarkat di bagian barat laut, mengalami trauma dan mereka mengalami kesulitan sekarang," katanya.

"Apa yang mereka inginkan dari perusahaan asuranis dan bank adalah simpati dna belas kasihan," imbuh Trad.

Menurutnya, penduduk bisa membangun kembali kehidupan mereka dengan bantuan perusahaan asuransi.

"Bank, perusahaan asuransi, pemberi pinjaman keuangan, broker hipotek harus memperlakukan pelanggan dengan tepat," ucapnya.

Sementara itu, ratusan ribu hewan ternak mati dalam bencana banjir dan yang telantar berisiko mengalami kelaparan.

"Peternak merupakan bagian yang sangat penting dari negara kami," ucap Trad.

"Hilangnya ternak merupakan penurunan kemampuan ekonomi mereka yang sangat menghancurkan," ujarnya.

Diwartakan kantor AFP, Queensland terus berupaya untuk melanjutkan upaya pemulihan setelah banjir, yang disebebkan curah hujan tinggi selama sepekan terakhir.

Baca juga: Banjir Sekali dalam Seabad di Australia, Dua Jenazah Ditemukan

Menteri Layanan Darurat Craig Crawford telah mengangkat status bencana dari Townsville.

Keputusan itu diambil usai risiko kehilangan nyawa, sakit atau cedera, risiko kehilangan atau kerusakan harta benda, dan kerusakan lingkungan telah berkurang secara signifikan.

Selanjutnya, 17 sekolah negeri akan dibuka kembali di Queensland utara pada Senin mendatang.



Terkini Lainnya

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional
Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari 'Milkshake'

Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari "Milkshake"

Internasional

Close Ads X