Biografi Tokoh Dunia: Tunku Abdul Rahman, Bapak Kemerdekaan Malaysia

Kompas.com - 08/02/2019, 20:29 WIB
Perdana Menteri Pertama Malaysia Tunku Abdul Rahman Putra Alhaj. (Straiys Times) Perdana Menteri Pertama Malaysia Tunku Abdul Rahman Putra Alhaj. (Straiys Times)

KOMPAS.com - Putra dari Sultan Kedah ke-24 menjadi bapak pendiri negara Malaysia yang merdeka. Dia adalah Tunku Abdul Rahman Putra Alhaj.

Dikenal sebagai Bapak Kemerdekaan, dia memimpin Malaysia sebagai perdana menteri pertama setelah Sarawak, Sabah, dan Singapura bersatu pada 1963.

Meski Singapura memisahkan diri pada 1965, dia tetap memainkan peran kunci dalam Organisasi Konferensi Islam (selanjutnya berganti menjadi Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI).

Kehidupan awal

Abdul Rahman lahir pada 8 Februari 1903 di Istana Pelamin, Kedah. Ibunya adalah istri keempat Sultan Abdul Hamid Halim Shah, Che Manjalara.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Ratu Eleanor, Penakluk Dua Raja Dunia

Dia dibesarkan di istana yang dibangun oleh kontraktor China. Masa kecilnya di kerajaan membuatnya dikelilingi oleh sejumlah pelayan.

Sang pangeran dikirim ke SD Melayu Jalan baharu pada 1909, kemudian dipindahkan ke Sekolah Bahasa Inggris Pemerintah.

Pada 1911, Pangeran Abdul yang masih kecil dibawa ke Bangkok untuk menempuh pendidikan di Sekolah Debsurin. Dia belajar di sana bersama dengan tiga saudara laki-lakinya.

Kembali ke kampung halaman pada 1915, dia melanjutkan studi ke Penang Free School.

Pada 1918, dia mendaftar di St. Catharine's College di Universitas Cambridge dengan beasiswa dari Kedah dan lulus dengan gelar Seni pada 1925.

Pada waktu itu, dia menarik perhatian dan dipuji sebagai orang pertama yang menerima gelar beasiswa dari Kedah State untuk belajar di Inggris. Abdul lulus dari Cambridge pada 1925.

Dia kembali ke Inggris untuk mendapat gelar di bidang hukum. Namun, dia gagal mengikuti ujian awal pada 1930.

Tunku Abdul Rahman mengajukan proposal tentang pembentukan Malaysia untuk pertama kalinya, selama pidatonya di Hotel Adelphi di Singapura pada 27 Mei 196. (Says) Tunku Abdul Rahman mengajukan proposal tentang pembentukan Malaysia untuk pertama kalinya, selama pidatonya di Hotel Adelphi di Singapura pada 27 Mei 196. (Says)
Pada 1926, dengan sifat kepemimpinan dan semangat kebangsaan yang mulai berkobar, Abdul berusaha mendirikan Kesatuan Melayu Great Britain dan dia diangkat sebagai sekretaris pertamanya.

Presiden UMNO

Mengawali karier dengan bertugas di pelayanan publik Kedah, dia juga diangkat sebagai Petugas Distrik Kulim dan Sungai Petani pada 1931.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional
2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

2020, Negara Bagian Australia Ini Larang Ponsel di Sekolah Negeri

Internasional

Close Ads X