Kompas.com - 08/02/2019, 16:10 WIB

OHIO, KOMPAS.com - Seorang pria di Ohio, Amerika Serikat, kini berupaya mencari 100.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,3 miliar dengan menggugat restoran cepat saji, McDonald's.

Pasalnya, dia mengaku menemukan seekor tikus yang masih hidup pada minuman milkshake coklat pesanannya.

Diwartakan Daily Mirror, Kamis (7/2/2019), Kenneth Moyer Jr mengklaim telah sempat minum milkshake tersebut sebelum menyadari keberadaan tikus hidup pada gelasnya.

Baca juga: Sebut Taiwan sebagai Negara, McDonalds Minta Maaf ke China

Pekerja konstruksi tersebut membeli minuman melalui layanan drive-thru McDonald's di Akron sekitar pukul 13.15 pada 15 Desember 2018.

Usai menghisap minuman itu saat berkendara menuju rumah temannya, dia merasa sedotannya tersumbat.

"Saya merasa kesal dengan sedotan itu. Saya juga benar-benar tidak memikirkan ada tikus," katanya kepada Akron Beacon Journal.

Setelah menurunkan temannya, Moyer menuju ke rumah. Dia meninggalkan milkshake di mobilnya dan kembali beberapa menit usai mengambil rokok.

Kemudian, dia melihat sedotan itu mulai bergerak. Moyer mengangkat tutup gelas dan melihat tikus hidup di dalam minumannya yang tinggal seperempat.

Moyer lalu menelepon kekasihnya untuk melihat tikus tersebut.

Laporan dari The Sun menyebutkan, Moyer mengklaim merasa sakit dan muntah-muntah.

Dia akhirnya kembali ke restoran McDonald's, tempatnya membeli milkshake, sekitar pukul 23.30 pada hari yang sama, untuk menjelaskan ke manajer apa yang dialaminya.

Manajer restoran menuding Moyer meletakkan tikus itu di gelasnya sendiri.

Tak terima dengan tuduhan tersebut, dia mengubungi kantor utama McDonald's keesokan harinya dan mendapat tawaran kupon gratis atau klaim asuransi.

Baca juga: McDonalds Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

Moyer memilih klaim asuransi. Di sisi lain, dia juga membekukan gelas dan tikus. Pengacaranya akan mengirim barang bukti tersebut untum diperiksa.

Kini, Moyer mengambil langkah hukum sambil menanti hasil pemeriksaan gelas dan tikus, serta rekaman CCTV dari McDonald's.

"Kami ingin videonya. Kami ingin melihat apa yang terjadi. Itu akan menjelaskan semuanya," kata pengacara Moyer, Christina Joliat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.