"Boiling Water Challenge" Selama Polar Vortex di AS Lukai 8 Orang

Kompas.com - 08/02/2019, 15:25 WIB
Boiling water challenge, melempar air mendidih di udara yang suhunya beku. (Twitter/Chris Lynch) Boiling water challenge, melempar air mendidih di udara yang suhunya beku. (Twitter/Chris Lynch)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebagian wilayah di Amerika Serikat sedang dilanda Polar Vortex, sebuah fenemona pusaran kutub yang membawa kumpulan udara di bawah suhu beku.

Pada akhir bulan lalu, suhu di negara bagian North Dakota mencapai 32 derajat di bawah nol Celsius, dan minus 52 derajat Celsius tercatat di Minnesota.

Di Chicago, Illinois, pun tak luput dari fenomena yang telah merenggut korban jiwa itu. Di kota tersebut, temperatur tercatat masih minus.

Baca juga: Suhu Minus 52 Derajat Bekukan AS, Korban Tewas Bertambah Jadi 10 Orang

Terkurung dalam suhu beku membuat sebagian warga berusaha menghibur diri dengan beragam kreativitas, seperti meletakkan celana jins basah dalam kondisi berdiri hingga membeku.

Selain itu, muncul juga tantangan melemparkan air mendidih ke udara atau boiling water challenge.

Air mendidih yang dilempar ke udara menghasilkan efek air beku yang indah di luar ruangan pada suhu sangat dingin, yang kemudian menghilang.

Namun laporan dari CBS, Kamis (7/2/2019), menyebutkan sejumlah orang mengalami luka bakar saat melakukan tantangan itu. Beberapa dari mereka bahkan harus dilarikan ke rumah sakit.

Rumah Sakit Universitas Loyola di Chicago merawat 8 orang yang menderita luka bakar serius.

Korban rata-rata berusia antara 3-53 tahun. Kebanyakan dari mereka biasanya justru yang hanya menyaksikan tantangan tersebut.

"Kami merawat 8 pasien, dan kami sangat terkejut dengan banyaknya orang yang ikut tantangan itu dan justru gagal," kata ahli bedah rumah sakit, Dr Arthur Sanford.

Menurutnya, warga berisiko mengalami luka bakar hingga tingkat ketiga saat menumpahkan air mendidih pada kaki atau hanya sekadar menyemprotkan ke wajah atau tubuh mereka.

CNN mewartakan, satu orang juga harus di rawat di Pusat Perawatan Luka Bakar Universitas Iowa di Kota Iowa.

Sementara itu, beberapa lainnya juga dirawat di Hennepin Healthcare di Minneapolis.

Baca juga: Suhu di AS Minus 52 Derajat Celsius, Air Terjun Niagara Membeku

"Sebagian dari mereka adalah orangtua dan orang dewasa yang keluar menyaksikan anak mereka melakukan tantangan itu," kata pengawas rumah sakit, Angie Whitley.

Di sisi lain, membiarkan tubuh terpapar suhu beku saja sudah berisiko merusak kulit.

"Jika tanganmu mengandung air, itu akan membeku dengan cepat. Risikonya yang lebih besar sebenarnya," ucap Dr Jeff Schaider dari Cook County Health di Chicago.



Close Ads X