Begini Nasib Pengemudi Go-Jek Singapura yang Dituduh Culik Penumpang

Kompas.com - 08/02/2019, 13:40 WIB
Pengemudi Go-Jek di Singapura, Kamaruzzaman Abdul Latif, dituding menculik penumpang. (Facebook/ROADS.sg) Pengemudi Go-Jek di Singapura, Kamaruzzaman Abdul Latif, dituding menculik penumpang. (Facebook/ROADS.sg)

SINGAPURA, KOMPAS.com — Warga Singapura dihebohkan dengan viralnya sebuah video mengenai dugaan penculikan oleh pengemudi taksi online aplikasi Go-Jek saat membawa penumpang.

Kasus ini pun membuat Otoritas Transportasi Darat Singapura (LTA) turun tangan.

Kedua pihak yang terlibat dalam insiden diinterogasi untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi di dalam mobil.

Video viral ini bermula ketika pengemudi Go-Jek bernama Kamaruzzaman Abdul Latif mengunggah video sepanjang 7 menit pada 31 Januari 2019 di laman Facebook Go-jek Singapore Community.

Baca juga: Benarkah Go-Jek Sudah Dikuasai Asing?

Dalam video tersebut telihat dia adu mulut dengan seorang perempuan penumpang yang geram karena dia tidak bisa menghindari Electronic Road Pricing ( ERP) selama perjalanan ke tempat tujuan.

Seperti diketahui, ERP merupakan sistem yang membuat pengendara harus membayar tarif ketika melewati jalur tertentu.

Karena melewati ERP, Kamurazzaman meminta penumpang untuk membayar tarif tersebut.

Penumpang itu menudingnya melakukan penculikan ketika dia tidak bisa keluar dari mobil. Kamurazzaman mengatakan, hal itu disebabkan oleh pintu mobil yang terkunci otomatis.

"Penumpang menuduh saya menculiknya hanya karena ERP. Saya sudah membuat laporan polisi dan ke Go-Jek. Berhati-hatilah semua pengemudi," tulisnya, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Melansir dari Straits Times, pria berusia 49 tahun itu pada Kamis (7/2/2019) telah berbicara dengan LTA.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X