Venezuela Klaim Bongkar Konspirasi Besar untuk Menggulingkan Maduro - Kompas.com

Venezuela Klaim Bongkar Konspirasi Besar untuk Menggulingkan Maduro

Kompas.com - 08/02/2019, 12:26 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat memberikan pidato dalam peringatan Ulang Tahun Tentara Venezuela ke-81 di Caracas, Sabtu (4/8/2018), sesaat sebelum terjadi serangan drone bermuatan bom. AFP / JUAN BARRETO Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat memberikan pidato dalam peringatan Ulang Tahun Tentara Venezuela ke-81 di Caracas, Sabtu (4/8/2018), sesaat sebelum terjadi serangan drone bermuatan bom.

CARACAS, KOMPAS.com - Pemerintah Venezuela mengklaim mereka membongkar adanya konspirasi besar untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.

Menteri Komunikasi Jorge Rodriguez menduga Julio Borges, politisi oposisi sekaligus mantan Ketua Dewan Nasional, adalah dalang dua insiden yang menerpa Maduro.

Pertama adalah upaya kudeta yang gagal pada 2014. Kemudian insiden ledakan bom drone saat peringatan 81 tahun Garda Nasional Agustus 2018.

Baca juga: AS Tawarkan Cabut Sanksi bagi Militer yang Membelot dari Maduro

Diwartakan Newsweek Kamis (7/2/2019), informasi itu diperoleh dari pengakuan seorang mantan tentara berpangkat perwira menengah yang telah ditangkap.

Dalam konferensi pers, ditampilkan video interogasi terhadap Kolonel Oswaldo Garcia yang terlibat dalam upaya gagal menjungkalkan Maduro.

Rodriguez melanjutkan, Garcia juga mengaku terdapat rencana Amerika Serikat ( AS) untuk menggelar operasi militer melawan Venezuela pada tahun ini.

Garcia ditangkap pada Rabu (6/2/2019) setelah berusaha memasuki Venezuela secara diam-diam pasca-melarikan diri pada tahun lalu.

"Sebelumnya Garcia pergi ke Washington, dan melangsungkan pertemuan di Brasil, Chile, serta Kolombia untuk melengserkan Maduro," tutur Rodriguez.

Saat ditangkap, otoritas Venezuela menduga Garcia berusaha menyelundupkan barang yang bisa menyeretnya dalam kasus persekongkolan baru.

Selain dengan Borges, Garcia juga bertemu pengusaha Venezuela Parsifal De Sola dan mantan Presiden Kolombia Juan Manuel Santos.

Perantara Garcia adalah Fernando Alban, anggota oposisi berpengaruh yang tewas pada Oktober dalam kasus yang disebut bunuh diri.

Rodriguez mengemukakan, Caracas juga menangkap Letnan Kolonel Ovidio Carrasco yang merupakan Kepala Komunikasi Pasukan Pengawal Presiden.

Caracas diduga meneruskan informasi kepada AS. "Dia telah mengkhianati status militernya, dan direkrut Borges untuk membunuh Presiden Maduro," kecam Rodriguez.

Baca juga: Usir Intervensi AS, Maduro Sibuk Kumpulkan 10 Juta Tanda Tangan

Carrasco disebut telah mengaku bahwa Borges-lah yang merencanakan bom drone untuk menyerang Maduro saat peringatan militer.

Klaim Rodriguez itu terjadi setelah pemimpin oposisi Juan Guaido menantang Maduro dengan mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara.

Presiden AS Donald Trump merupakan salah satu pemimpin dunia yang mengakui Guaido, dan mendesak Maduro untuk meletakkan jabatannya.

Bahkan, Trump mengancam bahwa segala opsi ada di mejanya. Termasuk rumor pengerahan militer AS ke negara Amerika Latin tersebut.

Baca juga: Maduro Samakan Trump sebagai Ketua Geng Ku Klux Klan


Terkini Lainnya

Didatangi Tengah Malam, Ini Curhat Nelayan Tambaklorok Semarang ke Jokowi

Didatangi Tengah Malam, Ini Curhat Nelayan Tambaklorok Semarang ke Jokowi

Regional
Menteri Agraria dan Tata Ruang Targetkan PTSL di Jakarta Selesai Tahun Ini

Menteri Agraria dan Tata Ruang Targetkan PTSL di Jakarta Selesai Tahun Ini

Megapolitan
Jokowi dan Prabowo Dinilai Belum Paham Subtansi Reforma Agraria

Jokowi dan Prabowo Dinilai Belum Paham Subtansi Reforma Agraria

Nasional
Sandiaga Sebut Banyaknya Pendukung Kedua Paslon Ganggu Penonton Debat

Sandiaga Sebut Banyaknya Pendukung Kedua Paslon Ganggu Penonton Debat

Nasional
Senat Bakal Selidiki Isu Rencana Lengserkan Trump dengan Amendemen 25

Senat Bakal Selidiki Isu Rencana Lengserkan Trump dengan Amendemen 25

Internasional
Alexandra dan Calder, Bayi Kembar dengan Ayah yang Berbeda

Alexandra dan Calder, Bayi Kembar dengan Ayah yang Berbeda

Internasional
Kisah Wahyu Selamatkan Tiga Siswa di Pantai Manakarra, Tuna Wicara hingga Putus Sekolah karena Sering Diejek

Kisah Wahyu Selamatkan Tiga Siswa di Pantai Manakarra, Tuna Wicara hingga Putus Sekolah karena Sering Diejek

Regional
Tak Ada Sanksi Hukum jika Capres Serang Pribadi Lawan dalam Debat

Tak Ada Sanksi Hukum jika Capres Serang Pribadi Lawan dalam Debat

Nasional
Timses: Tanya soal Unicorn, Bukan Berarti Pak Prabowo Tak Tahu

Timses: Tanya soal Unicorn, Bukan Berarti Pak Prabowo Tak Tahu

Nasional
Polres Garut Bekuk 2 Pembunuh Sadis Sopir Mobil Rental

Polres Garut Bekuk 2 Pembunuh Sadis Sopir Mobil Rental

Regional
2.580 Personil TNI/Polri Disiagakan Saat Pertandingan Persib Kontra Arema

2.580 Personil TNI/Polri Disiagakan Saat Pertandingan Persib Kontra Arema

Regional
Begal Spesialis Jalintim Sumatera Dilumpuhkan dengan 4 Tembakan

Begal Spesialis Jalintim Sumatera Dilumpuhkan dengan 4 Tembakan

Regional
Mesin Notula, Mentranskrip Semua Dialog dalam Debat Pilpres 2019

Mesin Notula, Mentranskrip Semua Dialog dalam Debat Pilpres 2019

Nasional
Dokter Masukkan Balon Berisi Gas ke Anus Pasien dan Meledak

Dokter Masukkan Balon Berisi Gas ke Anus Pasien dan Meledak

Internasional
Tolak Ucap Sumpah Setia pada Bendera AS, Bocah Usia 11 Tahun Ditahan

Tolak Ucap Sumpah Setia pada Bendera AS, Bocah Usia 11 Tahun Ditahan

Internasional

Close Ads X